SELATPANJANG - Pihak Sekolah Luar Biasa (SLB) Sekar Meranti, Riau, mengikuti pameran di Jakarta. Dalam kesempatan itu, pihak SLB Sekar Meranti membawakan cendera mata untuk Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo.

SLB Sekar Meranti merupakan 1 dari 4 SLB yang mewakili Provinsi Riau ke Jakarta. Kegiatan pameran merupakan rangkaian dari acara rembuk nasional yang melibatkan pihak (dinas dan UPTD, red) pendidikan dan kebudayaan se Indonesia, di Jakarta.

Kesempatan itu dimanfaatkan pihak SLB Sekar Meranti dengan maksimal. Mereka membawa cendera mata untuk Jokowi. Cendera mata tersebut dibuat langsung oleh pihak sekolah dengan melibatkan siswa dan orang tua (siswa).

Cendera mata itu berupa ukiran nama Jokowi yang dibuat menggunakan padi asli dari Kepulauan Meranti. Setelah padi itu dibentuk menjadi tulisan nama Presiden RI, diberi frame dan dilindungi kaca.

"Awalnya saya ingin menyampaikan langsung ke Presiden," kata Ketua SLB Sekar Meranti, Syafrizal.

"Tapi tak bisa. Kita serahkan kepada Pas Pampres nya," tambah laki-laki yang getol memperjuangkan pendidikan anak berkebutuhan khusus di Rangsang Barat itu.

Kata Syafrizal, dari ukiran yang memang tak seberapa nilainya itu, ada harapan yang sangat besar kepada Jokowi. Presiden yang terkenal dengan slogan Wong Cilik tersebut diharapkan bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi di Kepulauan Meranti dan pembangunan apa saja yang dibutuhkan.

Seperti SLB Sekar Meranti, sangat banyak kekurangan. Mereka butuh alat pembelajaran dan gedung sekolah.

Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan dan listrik juga sangat diharapkan. Karena, selain meningkatkan perekonomian masyarakat, akses yang bagus juga mempermudah pihak SLB menjemput siswa berkebutuhan khusus untuk dibawa ke sekolah.

"Kita harap betul listrik untuk Rangsang Barat agar bisa hidup siang malam. Kan memang jadi target Presiden di tahun 2019 semua desa teraliri listrik. Sekarang di tempat kami listriknya belum 24 jam," kata Syafrizal.

Dalam pameran itu, pihak SLB tak hanya membawa ukiran nama Jokowi. Mereka juga membawa makanan ciri khas Meranti, anyaman tikar pandan, bola boci produksi SLB dan tanjak yang diukir dari kayu. ***