TEMBILAHAN- Pemkab Inhil, Riau, melalui BP3AKB (Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) memberikan kemudahan kepada ibu-ibu yang ada di Inhil terutama bagi yang tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan KB gratis.

Bagi yang sudah berumah tangga, bisa melakukan pemasangan implan atau IUD (intrauterine device) secara gratis di Puskesmas, Pustu atau klinik pengobatan swasta.

Namun demikian, pemasangan implan dan IUD tersebut, diperuntukkan bagi ibu yang memiliki kategori 'terlalu'. Yaitu Terlalu tua, terlalu muda, terlalu rapat dan terlalu banyak.

''Pasang Implan dan IUD gratis di tempat praktek swasta bisa di puskesmas juga bisa. Untuk kartunya, bisa diminta sama Puskesmas, nanti mereka (puskesmas dan tempat praktek) yang klaim ke kita (BP3AKB),'' ujar Kabid Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera pada BP3AKB Inhil, Nurhadi kepada GoRiau.com, Senin (23/5/2016).

Sementara itu, untuk pil dan suntik KB dikatakannya juga bisa didapatkan secara gratis, namun untuk di tempat praktek swasta, BP3AKB dijelaskannya belum bekerjasama, jadi hanya bisa didapatkan di puskesmas saja.

Selain untuk menekan angka kelahiran, program yang digagas oleh Bupati Inhil ini, dikatakannya juga dalam rangka menekan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi).

''Yang penting himbauan kita kepada ibu-ibu yang keadaan Resti (Resiko Tinggi) kehamilan, sebaiknya ber-KB,'' tukas Nurhadi.(*/ayu)