DURI, GORIAU.COM - Aksi mogok kerja ratusan buruh PT SAS International di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, berhenti sementara. Hari Rabu (12/8/2015) buruh PT SAS International sudah bekerja kembali.

"Mereka bekerja kembali, tapi," ujar Kabid Kumham SBRI Riau Bobson Samsir Simbolon kepada GoRiau.com.

Dilanjutkan Bobson, apa yang menjadi tuntutan buruh pihak managemen bisa segera merealisasikannya. Karena jika hal itu tidak terwujud, buruh akan melakukan aksi mogok kerja kembali.

"Apa yang menjadi kesepakatan dalam mediasi kedua antara buruh dan managemen PT SAS International, sudah diketahui kedua belah pihak dan disaksikan oleh Disnakertrans Kabupaten Bengkalis, kemarin," katanya.

Kesepakatan yang diajukan oleh buruh, pihak managemen PT SAS International perwakilan Jakarta melalui HRD Manager Agustin mengabulkan permintaan buruh. Akan tetapi untuk pembayaran upah selama aksi mogok dibayar mulai tanggal 30 Juli hingga tanggal 3 Agustus.

Ini apa yang menjadi tuntutan buruh dan pihak managemen mewujudkannya. Buruh meminta tidak ada intimidasi oleh managemen kepada buruh, managemen tidak merekrut pekerja baru, gaji buruh yang bermasalah diperhitungkan kembali managemen, slip gaji diperbaiki, upah buruh selama aksi mogok tetap dibayarkan, managemen tidak melakukan aksi balas dendam kepada buruh dan menghentikan aksi mogok kerja.(ric)