PEKANBARU – Harga ayam potong di Pasar Cik Puan, Pekanbaru, menembus Rp40 ribu per kilogram pada Jumat, 21 Agustus 2026. Harga itu naik sekitar 48 persen dibandingkan sebelum libur sekolah, ketika ayam masih dijual Rp25 ribu hingga Rp27 ribu per kilogram.

Pedagang menyebut kenaikan harga terjadi seiring berkurangnya pasokan ayam di pasar. Salah satu faktor yang disebut berpengaruh ialah penyerapan ayam untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Ayam untuk program tersebut disebut dibeli melalui tengkulak sehingga pedagang pasar harus bersaing mendapatkan pasokan.

“Dulu sebelum libur sekolah sekitar Rp25 ribu sampai Rp27 ribu per kilogram. Sekarang sudah Rp40 ribu,” kata Alvi, 27 tahun, pedagang ayam di Pasar Cik Puan, Jumat, 21 Agustus 2026.

Alvi mengatakan harga ayam mulai terasa naik setelah periode libur sekolah berakhir. Tahun ajaran baru di Riau dimulai pada 13 Juli 2026. Sejak itu, menurut dia, harga ayam terus bergerak naik hingga mencapai Rp40 ribu per kilogram seperti saat ini.

Menurut Alvi, penyerapan ayam untuk MBG ikut mempengaruhi ketersediaan ayam yang masuk ke pasar tradisional. Pihak yang memasok kebutuhan MBG disebut mengambil ayam langsung dari tengkulak, sehingga pasokan yang biasanya masuk ke pedagang eceran menjadi lebih terbatas.

“Pengaruh MBG juga. Orang MBG mengambil langsung lewat tengkulak,” ujar Alvi.

Alvi mengatakan masih terdapat dua gudang yang memasok ayam dari gudang di Pekanbaru. Namun, tingginya permintaan membuat harga di tingkat pedagang ikut terdorong. Kondisi itu tidak hanya dirasakan pembeli, tetapi juga pedagang yang sudah bertahun-tahun menggantungkan penghasilan dari penjualan ayam.

“Dua gudang masih mengambil dari gudang di Pekanbaru. Banyak yang mengeluh juga,” katanya.

Alvi telah sekitar 10 tahun berjualan ayam di Pasar Cik Puan. Ia mengatakan kenaikan harga membuat ukuran ayam ikut menjadi pertimbangan pembeli. Ayam seberat satu kilogram kini dijual sekitar Rp40 ribu, sedangkan ayam dengan bobot 1,2 kilogram mencapai Rp42 ribu.

“Saya sudah jualan ayam sekitar 10 tahunan. Kalau satu kilogram sekarang Rp40 ribu, kalau 1,2 kilogram sekitar Rp42 ribu,” kata dia.

Kenaikan harga ayam ini menambah beban konsumen di pasar tradisional Pekanbaru. Pedagang berharap pasokan kembali normal agar harga tidak terus bergerak naik. Mereka juga berharap penyerapan untuk kebutuhan MBG tidak mengganggu ketersediaan ayam bagi pasar umum.

Kondisi harga tersebut menunjukkan perubahan cukup besar dalam waktu sekitar dua bulan. Dari kisaran Rp25 ribu hingga Rp27 ribu per kilogram menjelang libur sekolah, harga ayam kini mencapai Rp40 ribu atau naik sekitar Rp13 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram. ***