PEKANBARU, GORIAU.COM - Aroma persaingan dalam Pemilihan Gubernur Riau 2013 mulai terasa. Saling serang dan menjatuhkan mulai terlihat dan terjadi. Kondisi ini ditunjukkan dari banyaknya poster dan media sosialisasi yang dipasang bakal calon Gubernur dirusak oleh orang tak dikenal.

Memanasnya suhu politik di Riau ini membuat cemas Ketua Komisi A DPRD Riau yang membidangi politik dan pemerintahan, H Masnur SH. Menurutnya, parpol dan tim sukses harus menghormati etika politik. Meski dalam konteks persaingan, namun black campaign dan saling merusak, tidak dibenarkan.

''Saya melihat ada perusakan terhadap baleho, spanduk dan media sosialisasi calon-calon Gubernur Riau. Bukan hanya dicoret, spanduk-spanduk itu ada juga yang dirobek tepat di kepala pasangan calon. Kita tak tahu faktor penyebabnya, apakah dilakukan oleh pihak lawan atau orang lain yang iseng, tapi kondisi ini harus diredam. Semua pihak harus bisa mengendalikan diri,'' ujar Ketua Komisi A H Masnur SH pada jumpa pers, Kamis (17/1/2013) siang ini.

Perusakan terhadap baleho, spanduk dan poster ini dialami oleh seluruh pasangan calon denga pola yang berbeda-beda. ''Kita minta instansi terkait melakukan pengawasan dan khusus untuk tim sukses dan pendukung untuk saling menghormati, bersainglah secara sehat,'' ujarnya. (nti)