PEKANBARU – SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru menggelar kenduri syukuran dalam rangka merayakan Milad ke-48 yang berlangsung khidmat, Senin (2/2/2026). Acara yang akrab disebut Milad SMAMSA ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, yang datang mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.

Suasana hangat menyelimuti halaman sekolah dengan balutan dekorasi biru-putih khas Muhammadiyah. Dalam sambutannya, Erisman menyampaikan rasa bangga terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam mencetak kader-kader bangsa yang memiliki pola pikir rasional dan moderat.

"Berdiri di tengah kader Muhammadiyah membuat saya merasa bangga dan bahagia. Banyak tokoh besar lahir dari Muhammadiyah, salah satunya Menteri Pendidikan RI," ujar Erisman Yahya di hadapan para tamu undangan.

Erisman menilai, di usia hampir setengah abad, SMAMSA telah membuktikan kualitasnya dengan melahirkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Namun, ia juga memberikan catatan penting mengenai tantangan dunia pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh media sosial terhadap karakter siswa.

Kadisdik Riau tersebut menekankan bahwa akses informasi yang sangat mudah saat ini membawa dampak negatif yang harus diwaspadai bersama. Sebagai langkah nyata, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan telah mengeluarkan kebijakan khusus terkait aktivitas di lingkungan sekolah.

"Dinas Pendidikan Provinsi Riau telah mengeluarkan surat edaran terkait pembatasan penggunaan handphone di lingkungan sekolah. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi siswa, tetapi juga bagi seluruh guru di Provinsi Riau," tegasnya.

Langkah ini diambil bertujuan untuk mengontrol peserta didik agar tetap fokus pada proses belajar mengajar serta melindungi mereka dari dampak buruk teknologi digital. Menurutnya, sekolah harus tetap menjadi wadah utama pembentukan karakter yang berlandaskan keimanan dan ketakwaan.

Puncak acara milad ditandai dengan prosesi pemotongan kue ulang tahun oleh jajaran pimpinan sekolah bersama Kadisdik Riau. Perayaan sederhana ini menjadi simbol harapan agar SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru terus konsisten melahirkan sumber daya manusia unggul bagi Bumi Lancang Kuning. ***