
PEKANBARU – Derasnya arus informasi di era digital menuntut insan media untuk lebih cermat dan adaptif. Pemerintah Provinsi Riau secara tegas mendorong perusahaan media siber untuk terus memacu profesionalisme guna menjaga kualitas pemberitaan di tengah tuntutan kecepatan akses informasi.
Hal itu disampaikan Kepala Diskominfotik Provinsi Riau, Supriyadi, saat menghadiri puncak perayaan HUT ke-VI JMSI Provinsi Riau di Gedung Kaharuddin Nasution Makodam I/Bukit Barisan, Kamis (25/6/2026). Baginya, kecepatan bukanlah satu-satunya parameter kesuksesan media.
"Di era digital saat ini, media tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu menjaga akurasi, kredibilitas, dan keberimbangan berita. Profesionalisme menjadi kunci agar media tetap dipercaya oleh masyarakat di tengah derasnya arus informasi yang beredar," papar Supriyadi.
Media dinilai memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menyajikan konten yang mencerahkan. Pers yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan kode etik jurnalistik akan menjadi pilar utama dalam membangun optimisme publik.
Menanggapi hal tersebut, Ketua JMSI Provinsi Riau, Dheni Kurnia, menegaskan komitmen organisasinya. Menurutnya, tantangan zaman harus dijawab dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di perusahaan media anggota JMSI.
"JMSI berkomitmen untuk terus mendorong perusahaan media siber agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipercaya masyarakat. Kecepatan dalam menyampaikan informasi harus diimbangi dengan tanggung jawab dan verifikasi yang baik," jelas Dheni.
Dengan penguatan etika jurnalistik yang konsisten, media siber diharapkan mampu menjadi filter bagi informasi yang simpang siur dan membantu masyarakat mendapatkan fakta yang benar melalui verifikasi yang cermat. ***