JAKARTA – Meski terjadi Efisiensi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) tetap menjalankan program pelatnas dalam rangka persiapan menghadapi AHF Cup 2025 yang akan digelar di Jakarta, 17-27 April dan SEA Games Thailand 2025.

“Kita memahami adanya efisiensi anggaran Kemenpora. Tetapi, efisiensi itu kan tidak boleh menghentikan program pelatnas. Apalagi, kita akan menghadapi AHF Cup 2025 dan SEA Games Thailand 2025. Makanya, pelatnas dijalankan dengan biaya mandiri,” kata Sekjen PP FHI Yasser Arafat Suaidy saat dihubungi di Jakarta, Senin (24/3/2025).

Kesadaran PP FHI dalam menjaring atlet terbaik dan menjalankan program peningkatan prestasi bukan hanya melalui pelatnas tetapi juga memberangkatkan 44 atlet hoki terdiri dari 21 putra dan 23 putri untuk menjalani Trainning Camp (TC) dan serangkaian uji coba di Malaysia, 5-30 Maret 2025.

“Kita akan menjaring 18 atet putra dan 18 atlet putri terbaik yang akan memperkuat Timnas Hoki Indonesia untuk diterjunkan di AHF Cup 2025 dan SEA Games Thailand 2025. Dan, kita berharap mereka bisa menambah pengalaman bertanding sehingga mampu meraih prestasi maksimal,” jelas Yasser Arafat Suaidy. 

Khusus SEA Games Thailand 2025, Yasser menyebut peluang Timnas Hoki Indonesia cukup terbuka untuk meraih prestasi lebih baik. Pasalnya, cabang olahraga hoki akan memperebutkan 6 medali emas.

“Di SEA Games 2023 Kamboja, Indonesia telah sukses mencatat sejarah dengan meraih 1 medali emas dan 3 perunggu. Kami yakin peluang untuk menambah medali emas cukup terbuka karena ada penambahan medali yang diperebutkan untuk Hocky Five putra dan putri.  Prestasi Hockey Five Indonesia cukup bagus di tingkat Asia dengan menempati peringkat keempat untuk putri dan peringkat kelima untuk putra,” jelasnya.

Secara terpisah Asisten Pelatih Timnas Hoki Indonesia, Muhammad Nurseha mengatakan, perkembangan prestasi cukup menggembirakan selama menjalani TC dan serangkaian uji coba di Malaysia.

Timnas Hoki Putri Indonesia berhasil mengalahkan Negeri Sembilan dalam tiga game dengan skor 5-0, 2-1, dan 3-2. Lalu, mereka mengalahkan Selangor dengan skor 7-3. Sedangkan Tim Hoki Putra Indonesia berhasil mengalahkan UITM dengan skor 3-1. “Hasil uji coba cukup bagus. Kualitas permainan dan kerja sama antar pemain sudah mengalami perkembangan menggembirakan,” kata Muhammad Nurseha. 

Kapten Timnas Hoki Putra Indonesia, Aulia Akbar Al Ardh mengaku merasa bersyukur bisa menjalani TC dan serangkaian uji coba di Malaysia bertepatan pada bulan Ramadhan. "Alhamdulillah kita bisa mengikuti dan melaksanakan latihan Malaysia. Puasa  tidak menjadi halangan untuk kita meningkatkan kualitas diri dan tim," katanya.

"Banyak uji tanding melawan tim lokal maupun klub akan menjadi pengalaman bermain dan membuat kami semakin padu antara junior dan senior," tambahnya.

"Latihan dengan intensitas tinggi, pematangan basic dan sistem permainan menjadi menu sehari hari, yakin bisa memberikan yang terbaik walaupun TC mandiri saat ini bukan menjadi halangan bahkan menjadi motivasi untuk pembuktian," timpal Kapten Timnas Hoki Putri Indonesia Desi Wardani.

Skuad Timnas Hoki Indonesia:

Tim Manajer : Muhammad Yunus Yunio

Pelatih: Iman Gobinathan (Malaysia)

Asisten pelatih :

Hendri Mulia - DKI Jakarta

Abdul Rachman - Kalimantan Timur

Muhammad Nurseha - DKI Jakarta

Atlet Putri:

1.  Desi Ratna Wardani - Jawa Tengah

2.  Irayani Rumbiak - Papua

3.  Erika Kbarek - Papua

4.  Novelia Olivia Kbarek - Papua

5. Innes Aditya - Jawa Timur

6. Dea Intan Pertiwi - Jawa Barat

7. Salma Maulani - Jawa Barat

8.  Dian Wildiani - Jawa Barat

9.   Nisa Indira - Jawa Barat

10. Selly Amalia Florentina – DKI Jakarta

11.  Lispa - Jawa Barat

12.  Asri Dewi Prasasti - Jawa Barat

13.  Dea Destian - Jawa Barat

14.  Zeina Mustika - Sumatera Utara

15.  Lily Erlina Pasaribu -  Sumatera Utara

16.  Nur Anisa – DKI Jakarta

17.  Sri Rahayu -  Sumatera Utara

18.  Natasya Naiborhu -  Sumatera Utara

19.  Tiarma Sirait -  Sumatera Utara

20.  Richa Azalia -  Sumatera Utara

21.  Widya Putri -  Sumatera Utara

22.  Putri Juni - Kalimantan Timur

23.  Sekar Ayu Ningsih - Kalimantan Timur 

Atlet Putra

1.  Julius Rizhard - Papua

2.  Putra Zendrato - Sumatera Utara

3.  Oktonius Gabriel Nababan - Sumatera Utara

4.  Alam Fajar Kusuma - Jawa Barat

5.  Derangga Raditya - Jawa Barat

6.  Reddy Dwi Lingga - Jawa Barat

7.  Aulia Akbar Al Ard - Jawa Barat

8.  Ridwan Alfadrie - Jawa Barat

9.  Supriatna - Jawa Barat

10. Revo Priliandro - Jawa Barat

11. Akmal Khaerulloh - Jawa Barat

12.  Fathur Rohman - Jawa Timur

13.  Arthur Blasius Wibowo - Jawa Timur

14.  Muhamad Fadli - DKI Jakarta

15.  Ahdan Asasi Ramadhan - DKI Jakarta

16.  Abdullah Jihad Al Akbar - DKI Jakarta

17.  Jerry Efendi - Kalimantan Timur

18.  Frank Atwo - Kalimantan Timur

19.  Alfandy Aly Prastyo - Kalimantan Timur

20.  Achmad Fachrizal - Kalimantan Timur

21. Suharyana - Kalimantan Timur. ***