PASIRPENGARAIAN, GORIAU.COM - PT BRI Cabang Pasirpengaraian melalui BRI unitnya, setiap bulan menggelar acara ''gerebek pasar'' dengan sasaran pasar tradisional. Program gerebek pasar ini, membuktikan BRI sebagai bank besar di Indonesia yang tumbuh bersama rakyat.
''Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring calon nasabah BRI dan memelihara nasabah BRI dengan memperkenalkan seluruh produk BRI,'' ujar Kepala BRI Cabang Pasirpengaraian Iwan Supriyanto, Minggu (2/11/2014).
Gerebek pasar yang dilakukan Tim dari BRI Unit, mengunjungi pasar modern, tradisional dan menyesuaikan hari pasar di daerah tersebut.
Pada kegiatan ini, pihak bank mendatangi para pedagang di pasar dengan menjelaskan berbagai produk BRI serta menyampaikan keluhan dan informasi-informasi tentang BRI. Selain mencari nasabah baru juga memberikan informasi yang berguna bagi nasabah BRI.
''Saat pedagang membuka rekening, kita akan membantu fasilitasi. Misalnya hari Sabtu, bank tidak buka. Tim akan terima dulu pendaftaran dengan persyaratan KTP dan uang setoran awal minimal Rp100 ribu. Hari Seninnya, buku rekening di antar langsung ke pedagang,'' ujarnya.
Gerebek Pasar ini, lanjutnya, juga merupakan salah satu metode Bank BRI untuk dapat memberikan apresiasi kepada pedagang pasar. Karena kesibukannya, ada juga pedagang yang tidak sempat datang ke bank. Karena itu Bank BRI pro-aktif jemput-bola.
Selama ini masih ada pedagang berpikir untuk menabung merka harus banyak uang, padahal itu karena ketidaktauan mereka. Menjadi nasabah BRI, minimal setoran awalnya Rp100 ribu, untuk menabung setoran kedua bisa Rp10 ribu. ''Dengan Gerebek pasar yang kita lakukan, maka bisa melakukan sosialisasi tentang pelayanan dan produk BRI sehingga pedagang mengetahui mengenai informasi bank,'' tuturnya.
Iwan menjelaskan, gerebek pasar yang dilakukan BRI unit di pasar-pasar yang ada di daerah, telah memberikan dampak yang positif, selain bertambahnya nasabah BRI dan juga ada peningkatan kredit untuk usaha kecil menengah.
Selain dari kegiatan itu, BRI bisa mengkoreksi diri, bilamana ada kekurangan dalam pelayanan. ''Dari sosalisasi yang dilakukan, sudah banyak pedagang yang sebelumnya pinjam dana melalui rentenir, setelah mereka tahu persyaratan meminjam uang di BRI mudah, mereka pinjam ke bank. Otomatis menambah nasabah baru. Karena itu, BRI terus berusaha mengenalkan pelayanan dan produk BRI di daerah yang belum terjamah oleh perbankan,'' tutupnya. (ram)