PEKANBARU - Niat 'menyikat' bandar narkoba yang bersembunyi di kawasan pemukiman padat penduduk di Kampung Dalam, Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa (15/3/2016) sore yang dilakukan oleh puluhan aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau berbuah kegagalan.

Kenapa tidak, sejak awal BNN Riau sudah menargetkan salahsatu rumah yang belakangan diketahui ditempati bandar narkoba berinisial D. Namun ketika digerebek sore tadi, penghuninya berhasil lolos melalui bunker yang sudah dipersiapkan sejak semula. Tidak cuma itu, mereka juga sukses kabur via jalan tikus.

Ujug-ujug menangkap pelaku, BNN Riau justru kehilangan jejak. Menurut data yang dihimpun GoRiau.com, yang jadi target ini adalah seorang bandar berinisial D serta dua rekannya berinisial Sj dan J. Ketiganya berhasil lolos dari kepungan petugas BNN yang sudah dilengkapi senjata laras panjang.

Kehilangan buruan, BNN Riau akhirnya mengamankan empat orang warga disana yang diduga sebagai pengguna narkoba, di mana hasil tes urine keempatnya positif terkandung zat-zat narkotika. Empat orang itu adalah AG (25), Ri (29), RP (25) dan TA (23). Mereka langsung digiring ke Kantor BNN Riau, Jalan Pepaya, Pekanbaru.

Kepala Bidang Pemberantasan dan Penindakan Badan Narkotika Nasional Riau, AKBP Haldun menguraikan, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain sabu seberat 7,7 gram, CCTv, 12 unit handphone, timbangan untuk sabu, buku tabungan dan uang tunai Rp36 juta.

"Ada powerbank juga, 14 bungkus plastik berisi plet bungkus sabu, alat isap, kaca pirek, dua STNK, satu unit sepeda motor, sendok pipet untuk mengisap sabu serta dua unit laptop," kata AKBP Haldun usai penggerebekan. "Kita masih lakukan pengembangan," pungkas dia. ***