PEKANBARU - Dua orang mahasiswa yang tidak diketahui identitasnya, menemukan sebuah mortir seberat 5 Kilogram berwarna silver. Lantaran takut terjadi apa-apa, mahasiswa tersebut menyerahkan mortir ini ke TNI-AD Baterai-P, Tampan, Kota Pekanbaru-Riau.

Usai menyerahkan mortir, mahasiswa tersebut langsung pergi, padahal prajurit piket Baterai-P belum sempat memintai keterangan yang bersangkutan, terkait dimana lokasi temuan mortir aktif tersebut. Oleh TNI-AD, mortir ini kemudian diserahkan ke Mapolsek Tampan, Jumat (8/1/2016) pagi tadi.

Kapolsek Tampan, Kompol Ari S Wibowo kepada GoRiau.com mengatakan, mortir itu sudah diserahkan oleh dua orang prajurit TNI-AD ke Mapolsek. Menurut keterangan mereka, mortir itu didapat dari dua orang pemuda yang mengaku sebagai mahasiswa. Usai serahterima benda berbahaya tersebut, mahasiswa itu langsung pergi.

"Dua orang pemuda itu melaporkan dan menyerahkan mortir itu ke TNI-AD Kesatuan Baretai-P, Kamis sore kemarin. Lalu Jumat pagi tadi, mortir tersebut diserahkan ke kita. Kita sudah berkoordinasi dengan Unit Jibom Gegana Satbrimobda Polda Riau," sebut Kapolsek.

Belum bisa dipastikan apa tindakan selanjutnya dari kepolisian terkait temuan mortir tersebut, apakah akan diledakkan atau dikoordinasikan dengan TNI. "Belum tahu, ini nanti akan diurus oleh Gegana Satbrimobda Polda Riau, mereka yang lebih tahu. Menyangkut temuan ini tentu akan kita masih selidiki," tukas Ari. ***