PANGKALAN KERINCI -Warga di Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau mengeluhkan tabung gas elpiji 3 kg susah didapatkan atau langka.

Seperti yang diungkapkan warga Teluk Dalam, Budi. Ia mengaku kesulitan untuk mendapatkan tabung gas elpiji 3 kg tersebut.

Untuk mendapatkan tabung gas elpiji bersubsidi itu, warga di Kecamatan Kuala harus membayar cukup mahal. Itupun jika gas elpiji tabung melon tersedia.

Hal itu terungkap saat Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan, Baharudin melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Kuala Kampar, Kamis (27/1/2022).

Kepada wakil rakyat, warga menyampaikan keluhan terkait dengan kelangkaan elpiji jenis tabung melon yang sudah terjadi dalam sebulan terakhir.

"Kelangkaan elpiji subsidi ini sudah terjadi sekitar sebulan di Kuala Kampar," ungkap Baharudin, kepada GoRiau.com melalui sambungan telepon.

Untuk itu, polistisi Golkar tersebut meminta kepada pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian Perdagangan (Diskop UKM Perindag) untuk segera menindaklanjuti persoalan itu.

"Kita minta dinas terkait untuk menindaklanjuti kelangkaan elpiji 3 Kg di Kuala Kampar dengan berkoordinasi ke Pertamina," tandas Baharudin.***