PEKANBARU - Forum Rokan Hulu (Rohul) Bicara, forum yang digawangi oleh anak-anak jati Rohul yang sebagiannya tinggal di Kota Pekanbaru, Riau, ini, merasa prihatin dengan kondisi masyarakat miskin di kampung halamannya. Yang mana, masyarakat miskin di Rohul ini sekarang tengah kesulitan untuk menafkahi keluarganya karena adanya kebijakan bekerja di rumah dan jaga jarak akibat dampak Covid-19.

Kordinator Forum Rohul Bicara, Rahmad Aidil Fitra mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 ini tidak hanya berdampak membahayakan kesehatan masyarakat saja, tetapi juga mengganggu perekonomian masyarakat dan negara. Sehingga masyarakat kecil yang sehari-harinya bekerja di ruang terbuka, ketika harus menghentikan aktivitas pekerjaannya sehari saja untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini, hal itu sudah akan sangat berdampak sekali terhadap keuangan mereka. Apa lagi bagi mereka yang menjadi tulang punggung keluarga.

"Untuk itu, kami dari Forum Rohul Bicara akan menggalang dana untuk dibelikan sembako dan dibagikan gratis kepada masyarakat miskin di Rohul yang terdampak Covid-19. Mereka tidak bisa bekerja, mau makan apa. Makanya kita harus bantu. Mereka sudah mematuhi arahan pemerintah untuk bekerja dari rumah, makanya ini gantian kita lah yang harus memperhatikan kebutuhan pokok mereka," kata Rahmad Aidil Fitra di Pekanbaru, Jumat (27/3/2020).

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya sengaja lebih mengutamakan pembagian sembako untuk memenuhi apa yang belum diberikan oleh pemerintah daerah.

"Istilahnya berbagi tugas, kalau masalah kesehatan seperti masker, hand sanitizer dan semacamnya, mungkin pemerintah sudah duluan. Tapi kalau sembako ini belum, padahl ini tidak kalah pentingnya. Namun, kami juga akan tetap membagikan masker, hand sanitizer sekaligus sosialisasi tentang apa itu Corona dan bahayanya, agar masyarakat paham," ujarnya.

Untuk teknis pembagiannya bagaimana, ia menjekaskan, bahwa pihaknya akan menggandeng Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) yang ada di Rohul.

"Tentunya para kepala desa ini yang lebih tahu kondisi warganya. Mana yang membutuhkan bantuan dan mana yang lebih prioritas. Makanya kami akan meminta bantuan Apdesi Rohul," tukasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum MKA LAMR Rohul, Datuk Tengku Rafli Armien yang bergelar Tengku Majolelo ini ikut memberikan imbauan agar seluruh perusahaan yang beroperasi di Rohul untuk ikut peduli terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 ini.

"Perusahaan yang beroperasi di Rohul itu banyak. Tolong lah bantu masyarakat kami juga, pakai dana CSR yang ada di perusahaannya masing-masing," kata Datuk Tengku Rafli Armien.

Namun yang perlu diingat, Ketua LKA LAMR Rohul, Taufiq Tambusai yang berada di samping Datuk Tengku Rafli ini mengingatkan bagi perusahaan yang berniat membantu masyarakat agar dapat membantu dengan setulus hati dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

"Jadi perusahaan yang mau bantu masyarakat jangan cuma seremonial aja. Kalau cuma bagi masker-masker di jalan, anak TK juga bisa. Padahal masyarakat membutuhkan lebih dari itu, seperti mereka butuh sembako dan bagaimana mencukupi kebutuhan mereka selama ada wabah Covid-19 ini," kata Taufiq Tambusai yang diberi gelar Datuk Panglima Perkasa ini. ***