PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Sebuah organisasi yang sehat sudah sepatutnya memiliki beberapa hal penting untuk tetap mempertahankan organisasi tersebut. Mulai dari meningkatkan kesolidan dan kekompakan antar anggota kelompok hingga transparansi penggunaan anggaran serta laporan keuangan.

Untuk itu, PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui Community Development (CD) Departemen menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kelembagaan bagi Pengurus Forum Komunikasi Binjai Mandiri (FKBM) Desa Teluk Binjai, Kecamatan Teluk Meranti dan Forum Komunikasi Sering (Fokus) Desa Sering, Kecamatan Pelalawan.

Bertempat di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT), Pangkalan Kerinci, pelatihan tersebut diselenggarakan Kamis-Jumat (13-14/2) kemarin. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 21 orang yang terdiri dari ketua, wakil dan para pengurus organisasi tersebut.

Selama dua hari, para peserta mendapatkan berbagai materi seputar kelembagaan. Mulai dari materi pengantar organisasi, pembuatan misi dan struktur organisasi, bagaimana aturan main dalam berorganisasi. Selain itu, peserta juga diajarkan tentang pengenalan pembukuan, analisa stakeholder, pengkajian mandat organisasi hingga gambaran dinamika kelompok. Kesemua ilmu tersebut tidak hanya diberikan secara teori, namun peserta juga diberikan kesempatan untuk langsung mempraktekkan ilmu yang diperoleh.

Head of CD RAPP, Lukman dalam arahannya mengatakan bahwa salah satu kunci untuk mencapai kesuksesan ialah dengan bekerja keras, tanpa kerja keras, maka akan mustahil kesuksesan akan diraih. ''Jika ingin sukses, maka kita harus kerja keras, jika bermalas-malasan, maka mustahil kita bisa sukses,'' ujarnya di hadapan para peserta pelatihan.

Lukman berharap agar peserta pelatihan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan bersungguh-sungguh dan dapat mengimplementasikannya dalam organisasi mereka, agar ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat sehingga dapat meningkatkan performa dari organisasi yang mereka kelola.

Sementara itu, CD Program Coordinator RAPP, Hartjahjo Ariawan didampingi oleh CD Officer wilayah Teluk Binjai, Marjikin, menjelaskan, pelatihan yang diselenggarakan tersebut merupakan pelatihan dasar bagi pengurus FKBM dan Fokus. Nantinya, pelatihan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pendampingan di lapangan. Para pengurus juga nantinya akan diarahkan dan dibimbing dalam pembuatan Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta pembukuan yang baik. Serta, guna menjaga transparansi dari keuangan masing-masing organisasi, setiap bulannya para pengurus diwajibkan untuk dapat membuat laporan keuangan kelompok yang nantinya akan diserahkan kepada CD RAPP sebagai bagian dari monitoring atau pengawasan.

''Hal ini demi transparansi di dalam kelompok, juga mengenalkan kepada kelompok untuk melakukan pembukuan dan laporan yang akuntabel, yang baik dan jelas,'' ujar Marjikin.

Ia menambahkan, program lanjutan yang akan mereka selenggarakan nantinya ialah pelatihan lanjutan bagi kedua organisasi binaan CD RAPP tersebut. ''Nantinya, setelah diimplementasikan oleh masing-masing kelompok, kita akan laksanakan lagi pelatihan lanjutan, pada kesempatan itu, masing-masing pengurus akan melakukan presentasi mengenai apa yang telah mereka lakukan pada kelompok mereka masing-masing," tambahnya.

Rapini, Ketua FKBM mengatakan, kegiatan tersebut sangat positif dan sangat membantu kelompoknya karena dalam mengurus 9 kelompok tani dengan 168 Kepala Keluarga (KK) yang tergabung dalam FKBM.

''Pelatihan ini sangat membantu kami selaku pengurus FKBM, karena mengurus 9 kelompok, pembukuan harus bagus. Saya berharap, dengan pelatihan ini kami dapat menata pembukuan dengan lebih baik lagi," harapnya. Ia juga berencana akan mengaktifkan kembali seluruh pengurus FKBM yang saat ini masih terdapat beberapa pengurus yang non-aktif.

''Setelah diresmikan gedung FKBM nanti, saya akan aktifkan lagi pengurus-pengurus FKBM, agar semua bekerja, biar kesejahteraan kelompok kita semakin meningkat," ujarnya. Selain itu, FKBM juga membuka kesempatan bagi kelompok tani lainnya yang belum bergabung untuk masuk dan menjadi anggota FKBM. (rls)