PEKANBARU, GORIAU.COM - Persatuan Tenis Lapangan (Pelti) Riau akan mendukung pembebesan usia atlet yang akan diterjunkan di PON XIX Jabar mendatang lewat Mukernas di Jakarta akhir bulan ini. Pembebasan usia yang mengacu pada aturan olimpiade itu akan menguntungkan Riau dan diharapkan Riau akan lebih banyak mendulang medali.

''Wacana bebas umur atlet untuk PON) XiX 2016 ya kita dukung. Kita punya atlet andalan yang diyakini akan meraih medali,'' ujar Ketua Harian Pelti Riau, Taufik OH, Selasa (12/5/2014).

Sekretaris di Dishubkominfo Kota Pekanbaru ini pun menyebutkan, kendati belum diputuskan namun desakan tidak diberlakukan pembatasan umur sudah sangat kuat. Malahan menurut Taufik, itu sudah ada sejumlah daerah yang mengingin tidak ada pembatasan umur untuk PON.

''Desakan itu sudah kuat beredar. Riau sendiri juga menginginkan tidak adanya pembatasanya umur atau bebas. karena merujuk kepada Olimpiade yang tidak ada pembatasan umur. Selain itu, jika bebas umur tentu di Riau memiliki stok atlet berprestasi yang sangat banyak,'' katanya.

Saat ini sebut Taufik, Pelti Riau ini memiliki empat atlet berpotensial meraih emas jika itu diberlakukan tidak ada pembatasan umur pada PON XIX 2016. Antara lain yaitu, David Agung, Aditya Ihsandi serta Tito Parulian di bagian putra. Dan Vita Taher di bagian putri menjadi andalan Riau.

''David Agung dan Vita Taher saat ini memilik rangking nasional yang sangat bagus. Mereka nanti akan menjadi andalan Riau pada PON 2016 Jabar jika tak ada pembatasan umur. Begitu juga Aditya Ihsandi dan Tito Parulian,'' kata Taufik. (rdi)