
JAKARTA - Pendukung semua pasangan calon kepala daerah di DKI Jakarta memiliki kerja efektif hanya 20 hari lagi untuk bekerja memenangkan calonnya. Tak terkecuali untuk pendukung pasangan calon Anies-Sandi.
Partai Keadilan Sejahtera yang merupakan salah satu partai pendukung Anies-Sandi dalam Pilgub DKI akan memaksimalkan waktu yang tersisa tersebut.
"Jika dulu kita marathon, saatnya ini kita sprint. Kita harus mengganti mode engine yang sebelumnya economy menjadi turbo," ujar  Ketua Desk Pilkada DPP PKS, Aboebakar Alhabsyi kepada wartawan, Kamis (26/1/2017).
Artinya, lanjut Anggota Komisi III DPR ini, speed, power dan accuracy harus dipadu padankan dengan kuat, agar kader-kader PKS memperoleh daya lompatan yang kuat, sehingga lonjakan suara bisa didapatkan dan tentunya memenangkan Anies-Sandi dalam Pilgub DKI Jakarta.
Menurut Wakil Ketua Fraksi PKS Di DPR ini, beberapa kegiatan yang digelar pada pekan ini yakni konsolidasi dengan relawan mantan gubernur DKI Fauzi Bowo (Foke) yang tergabung dalam Forum Bersama Jakarta (FBJ) di sebuah rumah makan di Jalan KH Abdullah Syafii, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2017) dan forum 'Rembug Reboan' yang digelar Selasa (24/1/2017) adalah salah satu upaya untuk mensinergikan apa yang dimiliki, baik kekuatan, jaringan ataupun arah gerak pada sisi hari terakhir PKS.
"Pokoknya kita harus melakukan strategi yang optimal dengan  melakukan serangan udara dan gerilya di darat, baik oleh tim sukses, struktur partai, Aanggota legislatif DPR RI ataupun Anggota legislatif DPRD DKI," tegasnya.
"Kita harus mengoptimalkan panggung yang kita miliki, baik dalam forum diskusi, saat diwawancarai radio ataupun live di TV, kita harus menjadi penyambung lidah dari Anis-Sandi. Kita sampaikan program-programnya," pungkas pria kelahiran Tanah Abang ini. ***