
DUMAI, GORIAU.COM - Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dumai marah akibat sejumlah pembangunan jalan dan jembatan di Dumai yang menjadi prioritas peningkatan pembangunan bagi Pemerintah Kota Dumai tak segera diselesaikan oleh kontraktor. hal itu memicu sulitnya akses jalan bagi masyarakat.
"Mau untung berapa masyarakat tak kesah, tapi punya otak sedikit lah kalau mau juga jadi kontraktor." ujar anggota DPRD Dumai dr. Ahmad Effendi kepada GoRiau.com Kamis (5/12/2013).
Turun langsung meninjau lokasi pembangunan yang diusulkan melalui dana aspirasinya untuk pembangunan jalan dan jembatan Ahmad Effendi kecewa atas kinerja para kontraktor.
"Masyarakat mengusulkan untuk dibangun. Oleh karenanya saya prioritaskan dalam aspirasi saya untuk APBD murni 2013," sebutnya.
Ditambahkan politisi PAN tersebut, kontraktor hanya memnyebabkan masyarakat susah. Cara kerja yang sembrono sehingga susahnya akses jalan bagi masyarakat.
"Jangan buat masyarakat susah. Kendaraan terpaksa main titip sana sini, akibat jalan alternatif melintas sudah tak ada, sementara jembat pun tak disiapkan." kesalnya.(egy)