TANGERANG -- Dokter berinisial MA (29) membakar bengkel milik orang tua pacarnya, di Pasar Malabar, Tangerang, Banten, Jumat (6/8/2021) malam.

Aksi nekat dokter muda itu menyebabkan kekasihnya, Lionardi dan kedua orang tua Lionardi, Edy (66) dan Lilys (55), meninggal dunia.

Dikutip dari Kumparan.com, MA nekat melakukan aksi pembakaran itu karena sakit hati. Sebab, dia dihamili oleh Lionardi, tapi pacarnya itu tak mau bertanggung jawab.

''Pelaku sakit hati, korban yang merupakan kekasihnya ini, tidak mau tanggung jawab,'' kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim, dalam keterangannya, Selasa (10/8) malam.

Oang tua Lionardi juga tak merestui anaknya menikahi MA. Kondisi ini diduga semakin membuat amarah MA memuncak.

''Ditambah tidak disetujui orang tua korban,'' tambah Abdul Rachim.

Perbuatan MA melempar 5 kantong bensin berujung kebakaran yang menewaskan kekasih dan keluarganya berbuntut panjang. MA harus menghadapi jeratan hukum.

''Kita pun temukan kantong plastik berisi bensin di lokasi dan di dalam mobil pelaku,'' tutur dia.

Tidak Direstui

Dikutip dari detikcom, pembakaran yang merenggut 3 nyawa satu keluarga itu dilatarbelakangi rencana pernikahan MA dan Lionardi yang tak direstui ayah korban.

Pembakaran itu diawali pertengkaran antara MA dan Lionardi. Keduanya sempat bertengkar di depan bengkel setelah turun dari mobil. Lionardi sempat memberi tahu keluarganya bahwa MA ingin membakar bengkel.

''Bahwa korban Lionardi bertengkar dengan pelaku MA di depan bengkel milik korban, ketika turun dari mobil pelaku dan korban masuk bengkel, kemudian korban Lionardi memberi tahu bahwa pacarnya akan membakar bengkel,'' kata Kasubag Humas Polres Kota Tangerang Kompol Abdul Rochim saat dihubungi, Selasa (10/8/2021).

Tak berselang lama, MA kemudian pergi menggunakan mobilnya, lalu kembali ke bengkel. Saat kembali, MA melempar bensin ke bengkel yang terdiri atas tiga lantai itu. Api kemudian menyala di lantai dasar bengkel.

Lionardi bersama kedua adiknya berusaha menyelamatkan diri, naik ke lantai atas. Namun hanya adik Lionardi bernama Nando dan Siska yang selamat, sedangkan Lionardi dan kedua orang tuanya tewas di tempat.

Jadi Tersangka

Polisi kemudian mengusut kebakaran tersebut. MA pun diperiksa dan lantas ditetapkan sebagai tersangka.

Motif pembakaran itu pun terungkap. MA sengaja membakar bengkel lantaran tak direstui menikah dengan Lionardi. Padahal perempuan yang merupakan dokter itu tengah hamil.

''Hal tersebut dilakukan karena pelaku hamil dan orang tua korban tidak setuju kalau anaknya menikah dengan pelaku,'' kata Abdul.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan 5 bungkus plastik bensin di dalam mobil MA. Kepada polisi, MA mengaku hanya melempar 2 bungkus bensin ke bengkel.

Selain bensin, polisi menemukan sejumlah alat bukti lainnya. Alat bukti itu antara lain dua buah alat tes kehamilan.

''Dua alat tes kehamilan instan,'' ujar Rochim.***