
PEKANBARU - Seorang oknum anggota Polres Rokan Hilir (Rohil) yang diringkus tim Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Jakarta Barat di rumahnya, jalan Wonosari, Gang Rambutan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau, Minggu (11/12/2016) siang, ternyata sudah menjadi Target Operasi (TO) sejak Sabtu (10/12/2016) kemarin.
Menurut keterangan warga sekitar, rumah RH memang kerap didatangi sejumlah orang. "Itu (TKP) rumah orangtuanya, memang sering ada yang datang dan pergi ke sana, seperti bertamu," ujar salah seorang warga kepada GoRiau.com (GoNews Grup), usai penggerebekan tersebut.
Bahkan, RH tidak terlalu dikenal warga sekitar karena jarang bergaul dengan tetangga. "Orangnya (RH) pendiam dan kurang bergaul. Jarang pulang juga ke sini (TKP). Beberapa hari kemarin (sebelum penggerebekan) sempat sepi, biasanya banyak orang datang sebentar dan langsung pergi," tambahnya.
BACA JUGA:
Sampai saat ini, RH dan rekannya TH masih menjalani pemeriksaan dan penyidikan mendalam terkait ditemukannya sabu seberat hampir satu kilogram, ratusan butir pil ekstasi dan Happy Five.
RH juga diduga merupakan bandar narkoba jaringan internasional yang mendapat kiriman dari Malaysia. Narkoba tersebut kemudian dipasok ke wilayah Jakarta dan bahkan diedarkan kesejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).***