
DURI, GORIAU.COM - Pemerintah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, dulu memiliki alat pengukur pencemaran udara, yaitu Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Alat tersebut kini tak lagi ada keberadaannya di Komplek Kantor Camat Mandau, karena tak lagi berfungsi dan ditarik oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis.
Tingkat kualitas udara di Mandau telah melampaui ambang batas membahayakan bagi kesehatan. Melalui ISPU, pengukuran kualitas udara menggunakan skala dengan enam warna berindeks 0-500. Lebih tinggi angkanya, lebih besar dan lebih berbahaya polusinya.
Dari informasi yang dirangkum, melalui alat ISPU indeks level 0-50 berwarna hijau, ukuran kualitas udara yang baik. Indeks level 101-150 berwarna oranye, ukuran kualitas udara tidak sehat bagi anak-anak dan manula. Indeks level 151-200 berwarna merah, kualitas udara berbahaya. Indeks level 200-301 berwarna ungu, kualitas udara sangat tidak sehat. Indeks level 301-500 berwarna merah marun, kualitas udara sangat berbahaya dan sangat tidak sehat, biasanya saat terjadi kebakaran lahan dan hutan.
"Saat ini kualitas udara di Mandau sudah memasuki level 490. Dimana sudah sangat tidak sehat dan berbahaya," kata Camat Mandau, H Hasan Basri kepada GoRiau.com, Selasa (1/9/2015) usai mendapatkan laporan dari BLH Kabupaten Bengkalis.
Sekolah mulai dari TK hingga SMA harus diliburkan, mengingat kualitas udara sudah sangat berbahaya, jelas Hasan. Kualitas udara sangat tidak sehat bagi anak-anak hingga manula, menurutnya.
"Kita berharap, dengan kondisi udara saat ini sekolah diliburkan di Mandau. Kita terus pantau kualitas udara melalui BLH Bengkalis. Gunakan masker saat keluar rumah," tegas Camat Mandau.
Alat pengukur polusi atau ISPU dinilai Camat Mandau sangat dibutuhkan di Kecamatan Mandau. Hal itu guna mengukur kualitas udara, karena kabut asap tiap tahunnya menyelimuti Kecamatan Mandau. Kabut asap akibat hasil pembakaran lahan dan hutan ini, selalu terjadi saat musim kemarau.
"Kita sudah meminta kepada BLH Bengkalis, untuk mengadakan anggaran alat ISPU di Kantor Camat Mandau. Sehingga bisa kita pantau bersama-sama dengan masyarakat yang membutuhkan informasi kualitas udara," tutup Hasan Basri.(ric)