
PANGKALANKERINCI - Dewan Pimpinan Cabang - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP Kabupaten Pelalawan mendaftarkan bakal calon legislatif (Bacaleg) tingkat kabupaten ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan, Kamis (11/5/2023).
Pantauan GoRiau, musik rebana mengiringi rombongan DPC PIP Pelalawan, hingga memasuki halaman kantor KPU di arael perkantoran Bhakti Praja, Pangkalan Kerinci.
Tampak Ketua DPC PDIP H Syafrizal SE, Sekretaris DPC H Saniman, Bendahara DPC Musri Efendi didampingi para bakal calon legislatif, kader dan jajaran pengurus partai.
Sebelum memasuki kantor KPU, Syafrizal dan rombongan disambut oleh pencak silat. Rombongan disambut oleh Ketua KPU Pelalawan, Wan Kardiwandi dan komisioner lainnya.
Pada kesempatan itu Wan Kardiwandi mengatakan bahwa PDIP merupakan partai politik peserta pemilu yang pertama kali berkunjung ke kantor KPU Pelalawan.
KPU membuka pengajuan bakal calon legislatif terhitung sejak tanggal 1 hingga 14 Mei 2023. "Jadi, terhitung hari ini, masih ada empat hari lagi waktu pengajuan bakal calon," terangnya.
Pada kesempatan ini, Syafrizal menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan rombongan DPC PDIP Pelalawan, yang akan melakukan pendaftaran bakal calegnya.
"Sesuai amanat yang diberikan oleh PDIP untuk segera mendaftarkan, ikut kontestasisi 2024 mendatang," tuturnya.
Namun kemudian rencana itu diurungkan karena adanya kendala teknis pada Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Wan Kardiwandi menjelaskan, dalam proses pengajuan bakal calon harus melewati beberapa aturan.
"Jadi, pada hari ini belum terjadi pengajuan bakal calon, karena tentu dalam proses dan prosedurnya harus lengkapi dulu," terangnya.
Terkait hal itu, Syafrizal mengatakan DPC PDIP Pelalawan tentunya melaksanakan perintah partai. Sesuai instruksi untuk melakukan pendaftaran pada pagi hari ini.
"Mungkin karena keterbatasan atau jaringan, yang mana sistem KPU belum menerima kiriman DPP. Kami memahami itu, karena DPP melayani seluruh Indonesia. Artinya, disaat bersamaan data itu belum terkirim ke KPU Pelalawan," jelasnya.
Namun hal itu, kata Syfrizal tidak mengurangi semangat untuk menjalankan amanat partai. "Jadi, saya rasa ini kendala jaringan," tandasnya. ***