
PEKANBARU - Kelelahan ekstrem yang memicu microsleep diduga kuat menjadi penyebab utama kecelakaan maut di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) KM 25+800 Jalur B, Minggu (7/6/2026). Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut dan memburu sopir truk yang melarikan diri dari lokasi kejadian.
Insiden nahas ini melibatkan sebuah mobil ambulans Innova yang dikemudikan oleh Doni Afrizal, warga Rokan Hilir, dengan sebuah truk Hino Tractor Head yang sedang melaju konstan di depannya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan ini dipicu oleh hilangnya kendali dari pengemudi ambulans. Kondisi fisik yang lelah membuat pengemudi kehilangan konsentrasi secara instan sehingga menabrak bagian belakang truk.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa insiden ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan bebas hambatan.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi dan batas kecepatan berkendara demi menghindari kecelakaan serupa," tegas Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara.
Di tengah proses evakuasi tiga korban tewas dan korban luka, polisi menemukan fakta bahwa pengemudi truk trailer B 9694 UIZ tidak berada di tempat. Truk tersebut ditinggalkan begitu saja setelah benturan keras terjadi.
Tindakan cepat langsung diambil oleh Unit Gakkum untuk melacak keberadaan pengemudi yang kabur tersebut.
"Saat petugas tiba di lokasi truk trailer tersebut diketahui sempat berstatus dalam penyelidikan karena pengemudinya melarikan diri dari tempat kejadian sesaat setelah benturan keras terjadi," papar Eko. ***