
DURI - Ratusan juta rupiah dana APBD Bengkalis tahun 2016 silam digelontorkan untuk membangun alun-alun Taman Wonosobo di dekat kantor Lurah Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau.
Sayangnya, meski baru seumur jagung, alun-alun Taman Wonosobo ini sekarang tidak terawat sama sekali. Taman yang harusnya indah itu kini penuh ilalang dan semak belukar saja.
Dengan kondisi seperti itu, tidak ada lagi orang yang tertarik untuk menjadikan alun-alun taman Wonosobo itu sebagai icon atau latarbelakang untuk berfoto.
"Tidak bisa seperti biasanyalah. Kalau dulu waktu baru selesai dibangun, alun-alun ini selalu ramai yang mengunjungi. Warna-warni bunga masih terlihat jelas, tapi kalau sekarang bunga-bunganya sudah ditutupi ilalang dan semak," kata Mardiana, pedagang buah di sekitar itu, kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Minggu (29/1/2017).
Menurutnya, pemerintah sebaiknya tidak hanya membuat rencana pembangunan alun-alun ini saja. Tetapi ada baiknya juga menganggarkan untuk perawatan atau pemeliharaan.
"Buang-buang anggarankan jadinya, sudah dibangun cantik-cantik, tapi tidak dirawat dengan baik," ujar Diana lagi.
Tidak hanya alun-alun taman Wonosobo saja, kata Hartono menambahkan, taman tepat di depan kantor Lurah Talang Mandi juga tidak terawat. Banyak pot bunga yang sudah pecah dan hilang.
"Dua tahun silam sejak dibuat taman itu juga tidak terawat seperti taman Wonosobo ini. Bunga-bunganya banyak yang mati karena tidak terawat. Bahkan pot bunganya juga raib," kata Hartono.
Hartono menilai, bagian pertamanan di UPT Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pertamanan Kecamatan Mandau harusnya bisa melakukan perawatan untuk taman ini.
"Taman Jalan di dalam Kota saja bisa mereka bersihkan, kenapa tidak di Taman Wonosobo dan taman Sebanga ini. Kami berharap dinas terkait mau mengerahkan anggota di lapangan untuk melakukan pemeliharaan terhadap taman-taman yang ada yang dibangun oleh dana pemerintah ini," tutupnya. *** #Klik di Sini Baca Berita BENGKALIS