
PEKANBARU - Dua daerah di Pilkada Serentak se-Provinsi Riau menjadi daerah yang diklaim oleh dua tim pemenangan Paslon, yakni Indragiri Hulu dan Rokan Hulu.
Di Indragiri Hulu, tim pemenangan koalisi Rizal Zamzami - Yoghi Susilo (Ridho) mengklaim kemenangan tipis dengan selisih suara 1.489 dari Paslon Rezyta Meylani - Junaedi Rachmat.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu PKS Riau, Markarius Anwar setelah tim koalisi menuntaskan perhitungan berdasarkan C1 yang dikumpulkan para saksi.
"Alhamdulillah, sampai tengah malam tadi, kita unggul tipis dari Paslon yang ada, itu sudah 100 persen dari data C1 kita," kata Markarius kepada GoRiau.com, Kamis pagi, (10/12/2020).
Ridho sendiri diusung oleh dua partai, yakni PKS dan PKB.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Bidang Pemenangan Pemilu Nasdem Riau, Dedi Harianto Lubis memiliki pandangan lain di Pilkada Inhu. Menurutnya, Rezyta Meylani - Junaedi akan keluar sebagai pemenang dengan selisih kurang dari 500 suara.
Berdasarkan hasil perhitungan C1 dari saksi koalisi, Dedi menegaskan pasangan Rezyta - Junaidi Rahmat (Rajut) berhasil meraih 50.400 suara, sedangkan Ridho hanya meraih suara 49.904 suara.
"Itu data sudah 100 persen, dari total 1021 TPS yang ada," ujar Dedi.
Pasangan Rajut diusung oleh dua partai juga, yaitu Golkar dan Nasdem. Mereka maju dengan nomor urut 2. Sedangkan Ridho diusung oleh dua partai, yakni PKS dan PKB. Mereka maju dengan nomor urut 5.
Di daerah Rokan Hulu, saling klaim terjadi antara Paslon Sukiman - Indra Gunawan (Skawan) dan Paslon Hafith Syukri - Erizal. Lagi-lagi, PKB dan Nasdem saling mengklaim bahwa Paslonnya yang menjadi pemenang.
"Berdasarkan rekap internal melalui form C1 para saksi, kita pastikan calon PKB unggul di 6 Kabupaten, yaitu Inhu, Rohil, Siak, Pelalawan, Rohul dan Kepulauan Meranti," kata Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid, Kamis dini hari (10/12/2020).
Klaim dari PKB ini dibantah lagi oleh Nasdem melalui Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Nasdem Riau, Dedi Harianto Lubis. Menurut Dedi, berdasarkan hasil perhitungan koalisi, terjadi selisih sekitar 2.589 suara.
Sukiman - Indra, jelas Dedi, berhasil unggul dari Pasangan Hafith - Erizal. Dimana, Sukiman-Indra menang dengan perolehan suara 92.323 dan Hafith-Erizal meraih suara 89.734 suara.
Pasangan Sukiman - Indra diusung oleh PDIP, Nasdem, PKS, Hanura dan Demokrat. Mereka maju dengan nomor urut 2. Sedangkan Hafith-Erizal diusung oleh dua partai, yakni PKB dan PAN. Mereka maju dengan nomor urut 1.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Ilham Muhammad Yatsir menghimbau kepada masyarakat untuk bisa bersabar dalam menantikan hasil pasti dari pelaksanaan pemungutan suara di Pilkada Serentak.
Pasalnya, kepastian siapa yang menang di Pilkada baru bisa diketahui setelah dilakukan rekapitulasi secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan sampai ke tingkat kabupaten. ***