BUNUT, GORIAU.COM - Beberapa proyek di Bunut Pelalawan ternyata dikerjakan tidak sesuai dengan target yang diemban. Ada gedung yang tak siap dan ada pula lapangan yang tak jadi-jadi. Alhasil sama saja, semua tetap saja tidak bisa digunakan.

Kondisi ini terungkap saat anggota DPRD Dapil II Pelalawan melakukan reses ke daerah tersebut. Dihadapan anggota DPRD, masyarakat pun berkeluh kesah.

"Kita berharap kepada dewan, agar proyek yang masih terbengkalai yang tak bisa kami nikmati itu supaya dilanjutkan pada anggaran 2013 ini. Seperti kondisi Gedung Puskesmas Rawat Inap yang menyebabkan sejumlah pejabat meringkuk di penjara, kondisinya saat ini nyaris ambruk. Sementara Puskesmas yang ditempati sekarang ini sangat tidak layak dan ideal, bangunannya hanya sekelas Puskesmas Pembantu (Pustu), yang berimbas pelayanan yang diberikan pihak puskesmas tidak maksimal. Proyek gagal lainnya adalah pembangunan lapangan bola kaki, saat ini kondisi lapangan mengalami longsor dan ditumbuhi kayu akasia. Sehingga para pemuda tidak memiliki lapangan bola untuk menyalurkan bakatnya," beber Azwandi warga Bunut, dihadapan para wakil rakyat yang dihadiri oleh, Eka Putra, Nazaruddin Arnazh, Indra Kampe, Darmawan dan Syahruddin, saat Reses triwulan pertama DPRD Dapil Tiga di Kecamatan Bunut, akhir pekan lalu.

Ditambahkan oleh warga lainnya, proyek yang masih terbengkalai lainnya, yakni pembangunan Gedung baru Kantor Camat Bunut berlantai dua, hingga kini belum bisa difungsikan. Hal itu memaksa Camat Bunut yang dipimpin oleh Sugeng Wiharyadi itu, menggunakan kantor di Gedung Maharajo Dindo yang sangat tidak presentatif.

"Kami merasa malu melihat Kantor Camat yang ditempati saat ini menggunakan gedung yang nyaris rubuh, sementara Gedung yang baru dengan menyedot uang rakyat hingga milyaran rupiah tidak selesai. Kami berharap agar Gedung Puskesmas yang baru serta Kantor Camat yang presentatif segera dilanjutkan pembangunannya, agar pelayanan kesehatan dan pelayanan masyarakat di kantor Camat tidak terganggu," terang warga lainnya, Kaduk, di hadapan para wakil rakyat itu.

Selain melanjutkan infrastruktur yang terbengkalai, warga juga meminta akses jalan yang menghubungkan sejumlah desa segera dibangun. Mulai dari akses pembukaan badan jalan hingga peningkatan badan jalan dan pengaspalan.

Pada kesempatan itu, Eka Putra politisi asal Golkar, mengatakan, bahwa pada kegiatan tahun 2013 ini, kegiatan pembangunan Kantor Camat Bunut yang terbengkalai telah masuk dalam anggaran.

"Insya Allah pada kegiatan APBD 2013 ini, pembangunan kantor camat akan dilanjutkan, tentunya kita berharap kepada rekanan pelaksana agar bangunan tersebut bisa difungsikan dan kelar pengerjaannya. Begitu juga dengan pembangunan infrastruktur jalan, ada beberapa titik yang akan dilakukan kegiatan, mulai dari pembukaan badan jalan di daerah yang masih terisolir hingga peningkatan badan jalan menjadi pengaspalan," beber wakil ketua Komisi C DPRD Pelalawan, pada akhir pekan lalu. (ilm)