
SELATPANJANG - Menurut Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti Taufiek, sampai saat ini keberadaan pelabuhan rakyat di semua pulau belum memberikan hasil yang maksimal. Retribusi yang selama ini diidam-idamkan masih bisa dihitung dengan jari atau sangat sedikit.
Demikian disampaikan Taufiek, ketika berbincang-bincang usai hearing dengan Dishub Kepulauan Meranti, Selasa (31/1/2017).
Taufiek menyarankan, Dishub Kepulauan Meranti harus segera mendata dan mengoptimalkan pelayanan di Pelabuhan Rakyat yang tersebar di setiap pulau. Bagi daerah yang sudah ada pelabuhan rakyat (dibangun Pemda, red) harus dicek betul kelengkapan sarana dan prasarana yang ada di sana.
"Optimalkan yang ada. Kalau menungg ada lahan 2 hektar baru dibangun pelabuhan rakyat, agak berat," kata Taufik.
Untuk itulah, agar retribusi dari pelabuhan rakyat ini bisa segera ditarik semaksimal mungkin, Dishub harus mengoptimalkan pelabuhan rakyat yang sudah dibangun. Sebab, kata Politisi PPP itu lagi, selama ini retribusi yang diidamkan dari Pelabuhan Rakyat masih bisa dihitung dengan jari alias sangat sedikit.
"Nah, bagaimana kedepannya pelabuhan ini bisa menambah PAD kita. Benahi dulu sistem kepengelolaan misalnya harus ada retribusi karcis dan pas masuk pelabuhan," ujar Taufiek.
"Kita harap Dishub hidupkan lagi Pelabuhan Rakyat. Agar retribusi dari penumpang bisa ditarik. Tinggal cocokkan dengan pemerintah setempat seperti apa sistem kerjanya," tambah Taufiek.
Ditambahkan DR M Tartib SH MSi, Dishub juga harus mengupayakan agar secepatnya pelabuhan bongkar barang di Dorak bisa dunakan. Sebab, Pelabuhan Camat harus dikhususkan menjadi Pelabuhan Pemda. "Jalan menuju pelabuhan bongkar di Dorak juga harus diperbaiki," kata Tartib pula.
Terkait dengan Pelabuhan Rakyat ini, Kadishub Hendra Putra mengaku akan segera menggelar rapat dengan semua camat. Memang telah ada wacana Dishub untuk memaksimalkan pendapatan di bidang darat seperti parkir, karcis masuk pelabuhan, dan pelayanan di air seperti penyeberangan, sandar kapal dan bongkar muat barang. *** #Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini