
SELATPANJANG - Desa Putripuyu Kecamatan Tasikputri Puyu, Kepulauan Meranti, Riau, lebih bergiat dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) tahun 2016 ini. Pasalnya, selain bisa menjaga daerah, juga bisa memenangkan hadiah ratusan juta berbentuk program pembangunan dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
Demikian disampaikan Kades Putripuyu, Syahrul, ketika dihubungi GoRiau, Rabu (24/2/2016). Kata Syahrul, mereka sangat tertarik dengan program dari PT RAPP itu, yaitu desa bebas api. Mereka juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak PT RAPP.
"Dengan program itu, kita lebih bergiat lagi untuk mencegah kebakaran. Bisa mendapat keuntungan, dalam menjaga kebakaran dapat uang ratusan juta berbentuk bangunan fisik. Yang diuntungkan seluruh masyarakat kita nantinya," ujar Syahrul kepada GoRiau.
Disampaikan Syahrul lagi, Desa Putripuyu baru memulai kegiatan desa bebas api dari PT RAPP itu tanggal 1 Juli hingga 31 Oktober 2016. Andai memang tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan dalam rentang waktu itu, maka mereka akan mendapat bantuan Rp100 juta dari PT RAPP berbentuk bangunan fisik.
Selain itu, guna mengantisipasi agar tidak terjadi karlahut, Syahrul mengaku telah menyampaikan imbauan-imbauan melalui perangkat desa. Bagi penjaga, diminta untuk segera mengabarkan andai memang ada kebakaran sekecil apapun.
"Sebagian besar kebun punya warga Tionghoa. Namun, penjaganya masyarakat tempatan," ujar Syahrul lagi.
Selain itu, bagi warga yang beraktivitas di hutan seperti memancing di kanal, menangkap pelanduk, juga diminta tidak sembarangan membuang puntung rokok yang masih menyala, maupun membuat api. "Imbauan itu telah kita sampaikan. Semoga semuanya mau menjaga daerah Putripuyu," harap Syahrul. ***