
SELATPANJANG - Polisi resor (Polres) Kepulauan Meranti menggelar pelatihan revolusi mental di Gedung Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Jalan Rumbia Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, Rabu (24/2/2016). Pelatihan yang diikuti oleh 30 personil polisi ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap prilaku yang baik bagi pesertanya.
Demikian disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi. Kata Pandra, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap personil Polres Kepulauan Meranti. Revolusi mental ini perlu ditanam lebih awal ke personil Polres, sebab kata Pandra lagi, polisi dituntut untuk menjadi penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik.
"Revolusi Mental termasuk salah satu program Quickwins Kapolri serta Nawacita yang merupakan program Presiden RI Joko Widodo," ujar Pandra
Pandra juga berharap, output dari kegiatan pelatihan revolusi mental ini nantinya bisa merubah paradigma lama Polri yaitu dari militer menjadi sipil. Yang dulunya dilayani sekarang harus melayani. "Dulunya antagonis sekarang harus protagonis. Secara perlahan kita merubah pola pikir masyarakat kepada Polri yang dulu ditakuti, sekarang menjadi mitra masyarakat," ujar mantan Ajudan Kapolri Sutanto itu lagi.
Sementara itu, menurut Kabag Sumda Polres Meranti Kompol Sumarno yang juga merupakan pemateri, pelatihan revolusi mental ini diikuti 30 personil. Selama pelatihan, personil polisi ini tidak dibenarkan berpakaian lengkap polisi. Mereka hanya dibolehkan berpakaian bebas namun rapi. Dikatakan Sumarno juga, pelatihan ini berlangsung selama 2 hari dan dilanjutkan dengan kegiatan selama 10 hari. ***