SELATPANJANG, GORIAU.COM - Desa Nerlang yang terletak di Kecamatan Tebingtinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti akan disulap sehingga mirip dengan Desa Naga yang terletak di Kabupaten Tasik Malaya Jawa Barat. Dipilihnya Desa Nerlang ini karena kebudayaannya masih asli dan belum bercampur aduk.
Dapat disampaikan pula, Desa Naga yang terletak di Tasik Malaya Jawa Barat itu sangat kental dengan peradaban dan kebudayaannya. Dimana, ritual-ritual khusus masih dilestarikan. Rumah-rumah penduduk juga masih rumah tradisional.
Sementara Desa Nerlang di Kepulauan Meranti, Riau, penduduknya semua satu suku yaitu suku akit (penduduk asli, red). Hanya saja, dedanya Desa Nerlang dengan Desa Naga Jabar, di Desa Nerlang belum tergali peradaban dan kebudayaan suku akit. Seperti, bangunan khas belum ada, musik tradisional belum ada, masyarakat hanya menjalani ritual-ritual khusus sesuai kepercayaan yang mereka anut sejak turun temurun.
Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti, H Ismail Arsyad, mengatakan siap mengembangkan Desa Nerlang sehingga memiliki peradaban dan kebudayaan layaknya Desa Naga.
"Apa yang kita lihat dan dapatkan dari Desa Naga kemarin akan kita terapkan di Desa Nerlang. Nerlang siap untuk itu," ungkap H Ismail kepada GoRiau.com, Jumat (9/5/2014).
Kata Ismail lagi, Desa Naga bisa dijadikan referensi untuk membangun Desa Nerlang karena di Desa Naga masih memegang teguh keaslian daerahnya. Seperti bangunan, kebudayaan-kebudayaan dan kesenian dan adat istiadatnya.
Ditambahkannya, apabila konsep tersebut berhasil diterapkan tentunya akan mampu meningkatkan dunia pariwisata di Meranti. Kampung Naga ini sendiri merupakan desa wisata di Jawa Barat yang benar-benar masih mempertahankan adat istiadat mereka. Masyarakat adat yang masih kental menjaga kelestarian lingkungan dan tradisi ini menjadi daya tarik wisata dari berbagai daerah di Indonesia bahkan manca negara.
"Wisatawan yang datang ke Kampung Naga memberikan mereka penghasilan sendiri. Mereka membuat dan menjual berbagai souvenir dan alat musik tradisional yang banyak digemari oleh wisatawan yang berkunjung," kata Ismail pula sambil berharap Desa Nerlang bisa menjadi seperti Desa Naga Jabar.
(zal)