SIAK - 37 penghulu kampung/kepala desa terpilih periode 2021-2026 hasil dari Pemilihan Penghulu Kampung (Pilkampung) serentak November 2021 di Siak, ditambah satu pergantian antar waktu dengan tiga diantaranya adalah perempuan dilantik.

"Alhamdulillah, pemilihan di 37 kampung berjalan dengan baik dan lancar. Kita juga mengapresiasi hari ini dari 37 penghulu yang dilantik terdapat tiga orang yang mewakili kaum hawa," kata Bupati Siak, Alfedri usai melantik di di Gedung Kesenian Siak, Rabu.

Penghulu perempuan yang pertama merupakan petahana di Kampung Banjar Seminai, Kecamatan Dayun yakni Siti Aminah. Dua lagi adalah wajah baru, hasil pemilihan dari Kampung Sungai Tengah, Kecamatan Sabak Auh, Mesti Maimunah dan ketiga PAW dari Kampung Tualang Timur, Ade Masitoh.

Ia juga menyebutkan dengan hadirnya wajah baru terutama penghulu dari kaum hawa, bisa mewarnai kepemimpinan di kampung. Diharapkan bisa mengangkat derajat kaum perempuan dan membawa kemajuan bagi desanya masing-masing.

Selanjutnya kata Alfedri, bagi penghulu yang baru saja dilantik diharapkannya bisa melaksanakan tugas dan mampu menjabarkan kebijakan dan program yang sudah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Siak. Pasalnya Penghulu merupakan ujung tombak, garda terdepan dalam memberikan pelayanan bagi warga di kampungnya.

"Penghulu harus mampu menjabarkan kebijakan dan program yang telah ditetapkan pemerintah daerah kabupaten, provinsi dan program nasional. Kita sudah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2021-2026 sesuai dengan visi" Terwujudnya Kabupaten Siak yang amanah sejahtera dan lestari, dalam lingkungan masyarakat yang agamis, dan berbudaya melayu," sebut dia.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara pemilihan penghulu serentak se-kabupaten Siak. Baik di tingkat kampung hingga ke tingkat kabupaten, termasuk pihak kepolisian dan TNI yang mendukung jalannya Pilkampung.

Pada kesempatan itu, Alfedri didampingi Wakil Bupati Siak Husni Merza juga melakukan pemukulan gong tanda di mulainya program baru yang dimulai awal tahun depan. Yakni satu hari dalam seminggu Bekerja dan Ngantor di Kampung atau disebut Bujang Kampung. ***