SELATPANJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti tengah mempercepat pembangunan jalan akses sepanjang dua kilometer yang menghubungkan Desa Lukit dengan Sungai Tengah di Kecamatan Merbau. Proyek infrastruktur ini dipersiapkan sebagai jalur utama menuju lokasi rencana pembangunan Pelabuhan Roll On-Roll Off (RoRo) Lukit.

Guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai target, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri turun langsung meninjau lokasi proyek. Peninjauan tersebut dilakukan untuk mewakili Bupati Kepulauan Meranti, Asmar.

Syarat Dukungan Kemenhub

Tuntasnya jalan akses ini merupakan syarat mutlak agar daerah bisa menerima bantuan pembangunan fasilitas Pelabuhan RoRo Lukit dari pemerintah pusat. Rencana pendanaan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah dijalin Pemkab Meranti bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia di Jakarta.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kepulauan Meranti membenarkan pentingnya penyelesaian proyek jalan tersebut. "Sebagai prasyarat untuk mendapatkan bantuan pembangunan Pelabuhan RoRo Lukit dari Kemenhub RI, jalan akses menuju pelabuhan harus dituntaskan terlebih dahulu," jelasnya.

Sinergi Dana CSR Rp3,5 Miliar

Menghadapi keterbatasan fiskal daerah, Pemkab Meranti mengambil langkah strategis dengan menggandeng pihak swasta. Pembangunan jalan akses ini mendapat suntikan dana melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Imbang Tata Alam (ITA) senilai kurang lebih Rp3,5 miliar.

Sudandri memberikan apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung infrastruktur di wilayah operasionalnya. "Melalui program CSR ini, apa yang diamanatkan oleh undang-undang dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Perwakilan PT ITA, Arif menegaskan bahwa dukungan terhadap proyek infrastruktur pedesaan ini merupakan salah satu prioritas perusahaannya. Kendati demikian, ia mengingatkan pentingnya kolaborasi berkelanjutan. "Kami tidak bisa melakukannya sendiri, untuk itu kami juga memohon dukungan dari semua pihak agar pembangunan ini dapat berjalan dengan baik," terangnya.

Harapan Konektivitas Ekonomi

Proyek jalan penghubung ini ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2026. Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Khalid Ali berharap penyelesaiannya bisa tepat waktu karena akan membawa dampak besar bagi kemajuan ekonomi warga sekitar.

"Pembangunan jalan ini bukan pekerjaan yang ringan. Namun berkat perjuangan, doa dan dukungan masyarakat setempat, serta sinergi antara Pemkab Meranti dan PT ITA, pembangunan ini dapat terus berjalan," paparnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Lukit, Jumilan menyebutkan bahwa warga sudah lama menantikan akses jalan yang memadai untuk aktivitas sehari-hari. "Mewakili masyarakat dan pemerintah desa, kami berharap pembangunan jalan ini dapat segera diselesaikan agar aksesibilitas masyarakat menjadi lebih baik," imbuhnya.

Keberadaan Pelabuhan RoRo Lukit nantinya diproyeksikan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang, serta mempermudah pengangkutan hasil produksi masyarakat di Kepulauan Meranti. Turut mendampingi peninjauan tersebut Asisten II Sekretariat Daerah Tengku Arifin, Kepala Dinas Perhubungan Fahri, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Sukri, Camat Merbau Jumiati, serta jajaran pejabat lainnya. ***