
SELATPANJANG – Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, M.Tr. Hanla., M.M resmikan penggunaan Gedung Pos TNI Angkatan Laut (AL) Selatpanjang, di Jalan Dorak Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Rabu (24/7/2024) siang.
Peresmian gedung tersebut dilakukan langsung oleh Danlanal Dumai dengan ditandai penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti yang turut disaksikan oleh Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar.
Hadir juga unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, perwakilan Dandim 0303 Bengkalis Lettu Arh Rikman Sinaga, Danposal Selatpanjang Kapten Laut (E) Saidul Aripin, dan perwakilan Danramil 02 Tebingtinggi Pelda Sumardi, Kadis Perhubungan Agusyanto Bakar, Camat Tebingtinggi Husni Mubarak, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel mengatakan, Gedung Pos TNI AL tersebut merupakan perpanjangan tangan pihaknya di daerah, yang bertugas mengumpul data-data intelijen kemaritiman dan membina potensi kemaritiman yang ada di Kepulauan Meranti.
"Kami mempunyai fungsi kedaulatan, di mana Kepulauan Meranti sangat dekat dan berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia dan Singapura Tentu memiliki beberapa ancaman yang melewati laut," sebutnya.
Lebih lanjut Boy mengatakan, selain menjaga keamanan di laut, Posal juga harus bisa meyakinkan masyarakat dengan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi.
"Sehingga bisa timbul rasa aman dan nyaman, serta keberadaan Pos TNI AL di daerah dirasakan akan sangat membantu," ungkapnya.
Sebelumnya, Plt Bupati Asmar mengatakan bahwa, keberadaan Pos TNI AL merupakan ujung tombak dari Lanal, yang mewakili keberadaan TNI AL di daerah dan mewarnai persepsi masyarakat terhadap institusi tersebut.
"Pos TNI AL ini sangatlah penting dan strategis dalam upaya pengamanan wilayah perairan di Kepulauan Meranti dari ancaman masuknya narkoba dari negara tetangga," ujarnya.
Tugas dan peran Pos TNI AL, tambahnya, sangat diandalkan sebagai mata serta telinga Lanal. Bukan hanya dari segi keamanan, politik, sosial tetapi juga bermanfaat dari segi ekonomi.
"Semoga keberadaan Pos TNI AL tidak hanya terpaku pada nelayan, tetapi juga kepada perkembangan sumber daya manusia setempat," harap Asmar.
Dia juga berpesan, Pos TNI AL harus mampu memainkan peranan dan memberi kontribusi kepada masyarakat, serta mendukung dan memberikan kontribusi dalam pelaksanaan pembangunan di daerah.
"Termasuk dalam konteks pembinaan potensi nasional, kekuatan maritim, teritorial masalah laut serta pembinaan lainnya di Kepulauan Meranti," pungkasnya. ***