TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menegaskan bahwa rumah susun (Rusun) yang berada di Desa Beringin Kecamatan Kuantan Tengah dipersiapkan untuk isolasi Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19.

Hal itu disampaikan Mursini menyusul adanya penolakan masyarakat Beringin Taluk atas upaya Pemkab Kuansing dalam memutus mata rantai Covid-19.

"Kita akan menempatkan orang yang sehat di Rusun, bukan orang yang sakit. Kalau orang yang sakit atau PDP, kita punya ruang isolasi di RSUD," ujar Mursini dalam konperensi pers, Rabu (8/4/2020) siang di kantornya.

Dilanjutkan Mursini, Pemkab Kuansing menyiapkan Rusun bagi warga Kuansing yang baru kembali dari daerah terpapar virus corona.

"Misalnya, ada satu keluarga yang kembali dari daerah yang terjangkit, setelah diperiksa, tidak ada menunjukkan gejala Covid-19, tapi mereka tetap khawatir. Maka, mereka akan kita isolasi selama 14 hari di Rusun tersebut," ujar Mursini.

Mursini menyayangkan beredarnya informasi yang salah di tengah masyarakat. Sehingga, upaya Pemkab Kuansing dalam memutus mata rantai mendapat penolakan dari masyarakat.

"Jadi, kembali kami tegaskan bahwa Rusun dipersiapkan untuk isolasi orang sehat, bukan merawat orang sakit," tegas Mursini.

Mursini berharap masyarakat Kuansing mendukung upaya Pemkab Kuansing dalam menangani Covid-19. Ia mengimbau agar masyarakat Kuansing saling menguatkan dan saling men-suport.

"Orang-orang yang masuk kategori ODP atau PDP butuh dukungan kita semua. Begitu juga dengan tenaga medis. Mari kita saling menguatkan. Kita berdoa, semoga Kuansing terhindar dari Covid-19," ujar Mursini.***