
TELUKKUANTAN – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby menginstruksikan seluruh pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayahnya untuk memprioritaskan delegasi atau kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran mobilitas para peserta selama perhelatan berlangsung.
Instruksi resmi tersebut tertuang dalam surat edaran Nomor 500/KOPDAGRIN/VI/2026/495 yang diterbitkan pada Rabu, 24 Juni 2026. Surat ini sudah disampaikan ke pengelola SPBU. Kebijakan khusus ini akan berlaku sepanjang pelaksanaan MTQ, mulai tanggal 26 Juni hingga 3 Juli 2026.
Suhardiman menegaskan agar manajemen SPBU segera merancang skema pengaturan lalu lintas jika terjadi penumpukan kendaraan.
"Kepada para pemilik atau pengelola SPBU agar dapat membuat rekayasa jika terjadi antrean panjang di SPBU, dengan lebih mendahulukan kafilah atau peserta dari kabupaten/kota lain se-Provinsi Riau," ujar Suhardiman.
Selain pengaturan internal SPBU, Bupati juga meminta para Camat, Kepala Desa, hingga Lurah di seluruh Kabupaten Kuansing untuk mengedukasi masyarakat setempat. Warga diimbau untuk memberikan ruang dan toleransi kepada para tamu daerah yang tengah mengantre pengisian bahan bakar.
Untuk mengantisipasi kerawanan sosial dan gangguan keamanan di area pengisian BBM, Pemkab Kuansing secara resmi menggandeng unsur TNI dan Polri.
"Kami meminta pengelola SPBU bekerja sama dengan pihak keamanan untuk menciptakan suasana kondusif dan melakukan upaya pencegahan terjadinya kecelakaan atau kekacauan saat antrean pengisian BBM," tambah Suhardiman.***