SIAK SRI INDRAPURA - Sigapnya jajaran Polres Siak, TNI, Satpol PP serta Unit Damkar Siak melakukan pengamanan saat kerusuhan dan terbakarnya Rutan Siak IIB, Riau pada Sabtu (11/5/2019) sangat diapresiasi Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi.

Pasalnya, sebagai pemimpin negeri Istana, Alfedri saat kejadian tidak berada di Siak karena masih dalam perjalanan pulang dari Kolombia ke Indonesia. Beberapa hari sebelum kejadian, Alfedri menjadi pembicara dalam acara Internasional di Kolombia.

"Kami pemerintah daerah Kabupaten Siak sangat prihatin dengan peristiwa ini. Dan tentunya sangat mengapresiasi kinerja Polres Siak melakukan pengamanan dalam peristiwa kericuhan dan kebakaran Rutan Siak," kata Alfedri kepada GoRiau.com, Senin (13/5/2019). 

Dikatakan Bupati, Polres, Satpol, dan Damkar saat kejadian sudah melakukan kerjasama yang baik. Sebab hanya dalam waktu 3 jam saja, napi yang berada di dalam Rutan dapat diamankan dan yang berhasil kabur langsung diburu.

Ads
"Dalam mengevakuasi tahanan ke Inhu, Kampar, Bengkalis dan Pekanbaru, Pemkab Siak juga ikut mencarikan armada. Sekitar 600 lebih kita bantu pemindahan napi," sebut Alfedri.

Alfedri juga mengingatkan masyarakat Kabupaten Siak untuk tetap waspada berada di luar rumah. Sebab sekitar 9 napi yang kabur masih berkeliaran.

"Camat, Lurah dan RT juga kami minta mengingatkan warganya agar tetap hati-hati, laporkan setiap ada orang baru yang mencurigakan," katanya.

Bupati Siak ini juga menyampaikan harapan Menkumham saat meninjau puing-puing Rutan Siak IIB yang terbakar. "Arahan Menkumham tadi sudah jelas, pembangunan Rutan Siak menjadi yang prioritas," katanya. ***