JAKARTA - Ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Pada bulan ini Allah SWT melimpahkan nikmat yang tidak bisa didapatkan hamba-hamba-Nya di luar Ramadhan.

Salah satu nikmat itu adalah diturunkannya Alquran sebagai petunjuk bagi manusia sepanjang masa. Kitab ini menjadi pengikat seluruh umat Islam di dunia. Ramadhan juga memiliki suatu malam yang sangat tinggi nilainya, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Pada bulan Ramadhan, Allah SWT memberikan pahala kepada orang yang melakukan amal ibadah sunah dengan pahala fardhu. Orang yang melaksanakan ibadah fardhu, pahalanya dilipatgandakan menjadi tujuh kali lipat.

Dikutip dari buku 'Kesempurnaan Ibadah Ramadhan', karya Abdul Manan bin Hajji Muhammad Sobari, kata Ramadhan ini adalah bentuk jama'nya Ramadhanat atau Armida. Kata ini berarti sangat terik atau sangat panas terik (karena panas matahari).

Ads
Orang Arab memang biasanya memberi nama suatu bulan dengan keadaan yang terjadi pada saat itu. Bulan Ramadhan ini memiliki keadaan cuaca yang sangat panas oleh sengatan matahari.

Sebenarnya, bulan Ramadhan memiliki beberapa nama merujuk pada pengertian tertentu, yakni;

1. Syahrullah yang artinya bulan Allah

2. Syarul ala'i (bulan yang penuh kenikmatan dan limpahan karunia).

3. Syahrul quran (bulan yang di dalamnya diturunkan permulaan Alquran)

4. Syahrun najah (bulan kelepasan dari azab neraka)

5. Syahrul Jud (bulan keihsanan)

6. Syahrul muwaasah (bulan perhitungan)

7. Syahrut tilawah (bulan membaca Alquran)

8. Syahrus sabri (bulan melatih kesabaran)

9. Syahrus siyam (bulan berpuasa)

10. Syahrul rahmah (bulan melimpahnya rahmat Allah SWT).***