PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memperkirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis, 21 November 2024, akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Indah DN, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

“Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kota Dumai, dan sebagian Kota Pekanbaru pada siang, sore, atau dini hari,” jelas Indah.

Pagi Hari: Udara kabur hingga berawan dengan potensi hujan lokal ringan hingga sedang di wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.

Siang Hari: Berawan dengan hujan lokal ringan hingga sedang yang meluas ke wilayah Bengkalis dan sebagian Kota Pekanbaru.

Sore hingga Malam Hari: Berawan disertai hujan lokal yang tidak merata di sebagian besar wilayah Riau.

Dini Hari: Udara kabur hingga berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Dumai, dan sebagian Kota Pekanbaru.

Suhu udara di wilayah Riau diperkirakan berada di kisaran 23,0 hingga 33,0 °C, dengan kelembapan mencapai 60–99%. Angin diprediksi bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 10–30 km/jam.

Tinggi gelombang laut di perairan Riau diperkirakan dalam kategori rendah, yakni antara 0,50 hingga 1,25 meter.

Berdasarkan pantauan satelit per pukul 23.00 WIB, terdapat 2 titik panas di Riau, masing-masing di Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu. BMKG Pekanbaru terus memantau kondisi cuaca dan titik panas untuk memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama di wilayah dengan potensi hujan lebat, diimbau untuk berhati-hati terhadap risiko banjir dan pohon tumbang.

“Bagi masyarakat, tetap waspada dan pantau informasi cuaca terkini untuk meminimalkan risiko, khususnya bagi yang berada di daerah rawan banjir dan longsor,” tandas Indah. ***