JAKARTA - Perolehan suara Capres-Cawapres Pemilu serentak 2019 menjadi perhatian mayoritas publik pasca pencoblosan yang digelar Rabu (17/04/2019) lalu.

Berikut ini adalah perolehan suara berdasarkan Sistem Perhitungan (Situng) KPU RI per 19 April 2019 pukul 00.00 WIB untuk Jokowi-Maruf Amin Vs Prabowo-Sandiaha Uno.

1) Aceh: 2.031 Vs 14.923
2) Sumut: 64.921 Vs 59.313
3) Sumbar: 7.919 Vs 49.716
4) Riau: 6.522 Vs 14.571
5) Jambi: 7.817 Vs 11.169
6) Sumsel: 29.476 Vs 46.382
7) Bengkulu: 40.795 Vs 41.103
8) Lampung: 31.627 Vs 28.440
9) Kepulauan Bangka Belitung: 14.374 Vs 6.988
10) Kepulauan Riau: 15.764 Vs 11.939
11) DKI Jakarta: 21.139 Vs 22.138
12) Jabar: 43.951 Vs 54.660
13) Jateng: 299.214 Vs 105.681
14) DIY: 10.518 Vs 5.381
15) Jatim: 135.872 Vs 50.869
16) Banten: 16.342 Vs 27.083
17) Bali: 22.157 Vs 3.378
18) NTB: 12.299 Vs 27.354
18) NTT: 7.128 Vs 561
20) Kalimantan Barat: 17.226 Vs 21.384
21) Kalimantan Tengah: 9.361 Vs 5.504
22) Kalimantan Selatan: 2.486 Vs 7.109
23) Kalimantan Timur: 8.447 Vs 10.219
24) Sulawesi Utara: 12.985 Vs 2.043
25) Sulawesi Tengah: 397 Vs 644
26) Sulawesi Selatan: 26.937 Vs 34.255
27) Sulawesi Tenggara: 7.570 Vs 9.722
28) Gotontalo: 52.278 Vs 57.332
29) Sulbar: 8.523 Vs 4.082
30) Maluku: 3.124 Vs 1.943
31) Maluku Utara: 413 Vs 591
32) Papua: 2.311 Vs 171
32) Papua Barat: 550 Vs 217
34) Kalimantan Utara: 3.196 Vs 2.214
35)Luar Negeri: 38.052 Vs 14.134

Perolehan suara tersebut, hasil rekapitulasi 9.235 dari 813.350 TPS (Tempat Pemungutan Suara) atau (1.13543%) suara nasional.

Ads
Sebagai pengingat, jumlah DPT akhir atau DPTHP-3 Pemilu 2019, disebut KPU RI berjumlah 190 juta pemilih.

"DPT fixnya jadi tetap seperti itu 190 juta," kata Komisioner KPU RI, Viryan Aziz di Media Center KPU, Senin (15/04/2019).

Tentu itu bukan angka yang presisi, sementara Berita Acara Pleno terkait penetapan DPTHP-3 per 08 April 2019 masih misteri.

Menengok kembali Pemilu 2014 dimana Jokowi dan Prabowo juga berhadap-hadapan. Jumlah DPT kala itu sebanyak, 190.307.134 pemilih: 70.997.853 memilih Jokowi-JK (53,15 persen) dan 62.576.444 memilih Prabowo-Hatta (46,85 persen), selisih antar keduanya sebanyak 8.421.389 suara dari total suara sah nasional sebanyak 133.574.277 suara itu.

Artinya, sisa 56.732.857 suara adalah gabungan suara tidak sah dan golput.***