PEKANBARU - Bebas dari menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru. Mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau M. Faisal Aswan langsung menggelar silaturahmi dengan rekan sejawat di Kantor KNPI Riau Jalan Thamrin, Pekanbaru, Jumat (3/6/2016).

Dalam silaturrahmi sekaligus doa menyambut Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriah ini, turut dihadiri tokoh pemuda Riau Benardi, Heri Susanto, Masyita, Yoserizal, Sekretaris KNPI Riau Restu Rambah, Ketua KNPI Pekanbaru Ade Fitrah, Ketua Rohil Rudi dan beberapa kader lainnya.

Faisal Aswan merupakan mantan anggota DPRD Riau 2009 yang sempat menjalani tahanan sejak tahun 2012 lalu dalam dugaan kasus korupsi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII. Silaturahmi ini sekaligus menyampaikan rasa syukur atas kebebasan setelah menjalani hukuman 4 tahun.

"Saya merasa bersyukur bisa hadir dan berdiri di depan pemuda Riau. Mudah-mudahan ini langkah baik bagi saya kedepannya," kata Faisal Aswan.

Pada pertemuan ini, Faisal juga menceritakan kehidupannya selama menjalani tahanan. Ia juga berpesan kepada pemuda untuk selalu mengambil hikmah yang terjadi. Faisal juga mengaku berterima kasih atas sambutan, terutama jemputan yang diberikan Ketua KNPI Riau Ari Nugroho usai bebas tadi pagi.

"Saya akui apa yang terjadi adalah satu kesilapan dan kealpaan bagi saya. Namun, apa yang terjadi adalah sebuah konsekwensi dari kerja dan tujuan baik. Untuk berbuat baik, tidak semua akan menghasilkan yang baik. Karena itu, jangan sampai kawan-kawan kedepan mengalami dengan apa yang saya alami saat ini," pesannya.

Ia berharap pemuda Riau selalu solid sebagai garda terdepan dalam membangun Riau lebih baik dan maju. Terkait rencana setelah bebas, Faisal Aswan mengaku akan kembali keluarga dan mendirikan komunitas pengajian Attaubah.

"Komunitas ini sebagai rencana besar untuk menggiring pemuda Riau dalam semangat sosial dan keagamaan," pungkasnya.***