TEMBILAHAN- Selain menyelesaikan beberapa ruas jalan, serapan dana dari Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang diterima Desa Tekulai Bugis adalah memperbaiki kebun kelapa masyarakat.

Sebagai daerah yang bedampingan dengan perairan, membuat sejumlah perkebunan kelapa warga sekitar tergerus abrasi. Kondisi ini sangat mengancam kelestarian perkebunan kelapa warga.''Masyarakat kita mayoritas berkebun kelapa. Kami rata-rata bergantung hidup dari kebun ini. Namun kondisi daerah kita pasang surut, jadi cukup mengancam keberlangsungan perkebunan kelapa warga,'' jelas Kepala Desa Tekulai Bugis, Nurdin.

Untuk itu, Pemerintah Desa Tekulai Bugis sepakat untuk mengarahkan dana DMIJ dan bantuan dana dari Pemerintah Pusat lebih besar untuk pembangunan tanggul. ''Ini untuk mengatasi abrasi. Karena rawan tenggelam,'' lanjutnya.

Baca Juga: Impian Para Ibu di Desa Gemilang Jaya Inhil Terwujud, Akhirnya Posyandu Telah Berdiri Kokoh Sejak November Lalu

''Kita sangat beruntung dengan pemerintahan yang sekarang. Masyarakat tinggal mengusulkan apa yang akan dibangun dan akan kita laksanakan sesuai kemampuan bantuan yang kita dapat,'' jelas Nurdin.

Baca Juga: Nelayan di Tanjung Baru Inhil Bisa Tangkap 100 Kg Udang dan 40 Kg Ikan Setiap Hari, Kehadiran Jerambah Apung Sangat Dibutuhkan

Intinya, kata Nurdin, masyarakat Desa Tekulai Bugis saat ini tidak perlu khawatir lagi dengan ancaman akan tenggelamnya perkebunan kelapa mereka. Karena tanggul yang dibangun sangat baik dan mampu menahan jika sewaktu-waktu abrasi terjadi.***#INHIL