
DUMAI, GORIAU.COM - Untuk memaksimalkan pengembangan kawasan daerah pinggiran di Kota Dumai, Pemerintah Kota Dumai berupaya mengajukan permohonan anggaran ke Pemprov Riau untuk meningkatkan rigid dari Simpang Pulai ke Sinaboi dengan nilai proyek sekitar Rp 425 miliar.
Sebelumnya, pemerintah kota Dumai melalui dana Alokasi Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 600 miliar sudah melakukan pembangunan infrastruktur ditambah dana dari Provinsi Riau sebesar Rp 100 miliar.
Hal itu diungkapkan Walikota Dumai, H Khairul Anwar kepada GoRiau.com, Rabu (18/12/2013).
Pada kesempatan itu, Walikota juga mengungkapkan beberapa program yang sedang dilaksanakan. Diungkapkannya, luas wilayah Kota Dumai 1.727 kilometer dengan jumlah penduduk 270 ribu jiwa lebih, mayoritas masih hutan termasuk di Kecamatan Sungai Sembilan namun Pemko Dumai tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal di berbagai sektor untuk kawasan pinggiran.
''Melalui APBD Provinsi Riau, Jalan Simpang Dock sampai Simpang Pulai Tanjung Penyembal sudah dirigid. Ini berkat bantuan dana APBN sebesar Rp600 miliar dan Provinsi sebesar Rp100 miliar. Sehingga beberapa infrastruktur jalan di Dumai bisa dibangun,'' sebut Wako.
Guna melakukan pengawasan dan penjagaan terhadap masyarakat, pemerintah Kota Dumai juga memberikan bantuan seperti kelambu dan vaksin malaria, melakukan pengawasan dan perencanaan pembangunan di Sungai Teras sepanjang 4 kilometer dan tiga jembatan serta meninjau Posyandu. Selain itu, juga menyerahkan akta kelahiran gratis dan meninjau gedung Sekolah Dasar Negeri 013.
"Ke depan, itsbat nikah bagi pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah juga akan dibantu pemerintah. Untuk itu, segera daftarkan diri ke Disdukcapil," ucapnya.
Terkait pengerjaan proyek di Kecamatan Sungai Sembilan yang dinilai lamban, menurut Wako, karena faktor cuaca yang sering hujan. Sedangkan untuk Perekaman e-KTP di pinggiran juga sudah dilakukan dan sekarang akta kelahiran gratis juga sudah diberikan. (egy)