JAKARTA - Video Arga, bocah asal Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim, azan di pemakaman ibunya viral di media sosial. Ia melantunkan azan tersebut dengan memakai pakaian Alat Pelindung Diri (APD).

Arga dengan lantang melafalkan azan di bawah tenda biru di Pemakaman Kelambu Kuning, Tenggarong, Minggu (25/7). Aksi Arga kemudian menuai komentar haru dari netizen.

Salah satu keluarga Arga, Supian (32), mengatakan kedua orang tua Arga meninggal karena corona. Ayah Arga meninggal terlebih dahulu, kemudian ibunya.

"Ibunya meninggal kalau nggak salah Sabtu sore dikubur Minggu pagi, terus bapaknya tiga hari sebelum ibunya meninggal," ujar Supian kepada kumparan, Senin (26/7).

Arga merupakan anak kedua dari empat saudara. Kakak Arga tengah menjalani isolasi karena corona di Wisma Atlet. Sementara itu, Arga dan adik-adiknya dirawat oleh saudara ibunya. "Saya dapat info anak pertamanya masih di wisma atlet untuk isolasi COVID-19," imbuhnya.

Ia menambahkan, Arga dan adik-adiknya tidak terkena corona. Hanya kakak Arga saja yang terkonfirmasi positif. "Umurnya Arga saya gak tahu, tahu dia SMP," pungkasnya.

Supian sempat tinggal satu gang dengan keluarga Arga. Hanya saja, keluarga Arga pindah ke lokasi lain.

"Ketemunya jarang. Terus apalagi COVID-19 malah gak ketemu. Tahu-tahu kemarin dapat info bapaknya Arga meninggal. Bapaknya Arga itu sepupu ibu saya," pungkasnya.***