
PEKANBARU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau melakukan audiensi dengan Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi dan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Nasution, di ruang rapat Kantor Gubernur, Selasa (7/5/2019) pagi.
Saat audiensi, Ketua Umum KONI Riau, Emrizal Pakis mengatakan, pihaknya mentargetkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Provinsi Riau mendapatkan 23 emas, 23 perak dan 22 perunggu.
"Dari 45 cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan, yang kita ikuti kemungkinan ada 40 cabor. Dari cabor tersebut, pada pra pon untuk cabor yang kita ikuti akan menentukan bagaimana hasilnya," kata Emrizal kepada GoRiau.com.
Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam menghadapi Porwil dan Pra PON, dikatakan Emrizal. Hasil evaluasi permohonan belanja hibah KONI 2019 yang telah disetujui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau dan dialokasikan oleh TAPD Riau di KUA PPAS sebesar Rp38.560.340.000. Sementara hasil belanja hibah KONI 2019 yang disahkan oleh Banggar DPRD Riau sebesar Rp20.000.000.000.
"Dari hasil rapat evaluasi dan rasionalisasi yang dilakukan KONI Riau, masih terdapat kekurangan dana dari uang mereka terima sebesar Rp9.917.750.000," ungkap Emrizal.
Sementara itu, Syamsuar mengatakan, bahwa saat ini bagaimana terus menerus kita mengembngkan olahraga melalui atlet-atlet berprestasi. Saat ini bagaimana sarana dan prasarana atlet dapat terpenuhi dengan baik.
"Kita juga berharap atlet di Riau bisa semakin berkembang dan maju dalam menuai prestasi tingkat nasional dan international. Untuk Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) perlu dievaluasi, kalau hasilnya bagus lanjut, kalau menurun yang buat apa dilanjutkan. Mana bidang olahraga yang bisa memberikan prestasi, perlu diperhatikan," tegaa Syamsuar. ***