PASIR PENGARAIAN – Nasib sial dialami Dedi, yang bekerja sebagai Supervisor di UD Cellular Pekanbaru. Uang perusahaan yang dibawanya, lenyap setelah diduga dibawa kabur MD (32). Padahal, pria itu baru bekerja tiga minggu di perusahaan itu.

Seperti dituturkannya kepada GoRiau.com, Sabtu (18/5/2024), kejadian itu terjadi baru-baru ini. Bermula ketika dirinya bersama Sukri yang merupakan sopir perusahaan beserta MD, pergi melakukan tagihan dan penjualan barang di beberapa konter yang merupakan mitra perusahaan, di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu.

Setelah berkeliling, mereka kemudian bertolak dari Desa Mahato sekitar pada Kamis (16/5/2024) pukul 16.00 WIB. Rencananya, mereka mendatangi sejumlah konter mitra perusahaan di daerah lain.

Mereka sampai di Kecamatan Ujung Batu sekitar pukul 21.00 WIB dan memutuskan bermalam di salah satu penginapan di kota itu.

"Sesampainya di penginapan sekitar pukul 23.00 WIB. Saya dan Sukri langsung tidur, sedangkan MD masih terlihat main HP di luar kamar," ucap Dedi.

Keesokan harinya, Jumat (17/5/2024) Dedi terbangun sekitar pukul 06.00 WIB, setelah dibagikan Sukri.

Namun alangkah kagetnya dia, ketika menyadari uang hasil tagihan sudah tidak ada lagi. Ketika itu ia baru menyadari bahwa MD juga sudah tidak ada lagi. Sales yang baru bekerja tiga minggu itu, hilang bersama uang milik perusahaan.

"Saya baru sadar ketika bangun sudah tak melihat tas MD lagi", ujar Dedi.

Supervisor UD Cellular ini juga memastikan keluar kamar melihat sepatu MD. Namun tak diketemukan.

"Setelah sadar langsung saya telepon owner untuk menginformasikan kondisi yang baru terjadi", tambah Dedi lagi.

Informasi yang didapat setelah owner mendatangi rumah MD, hanya informasi nihil yang didapat.

Sementara itu, untuk kerugian perusahaan sendiri, Dedi menyebutkan total sekitar enam belas juta dari seluruh nota, resi transfer dan dana cash yang seluruh nya sudah dikumpulkan sebagai barang bukti.

"Seluruh bukti dari tagihan yang diambil sudah kami kumpulkan dan kami sudah infokan pada seluruh mitra counter untuk melayani terduga pelaku lagi", jelas Dedi.

Owner UD Planet Cellular, Hendra Wijaya saat dikonfirmasi mengaku masih menunggu iktikad baik MD agar mengembalikan uang yang diambil.

"Kami tunggu iktikad baik dari beliau untuk menyelesaikan persoalan ini. Jika tidak ada niat baik, terpaksa kami menempuh jalur hukum", ujar Hendra.

Pihaknya juga telah mengingatkan seluruh mitra konter yang ada di wilayah Riau agar tak melayani MD, apabila yang bersangkutan datang dan melakukan penagihan.

Kepada pihak yang mengetahui keberadaan MD, pihaknya berharap menghubungi nomor 0822-1300-0055. ***