
PEKANBARU - Menjelang memasuki bulan suci Ramadan, kepolisian daerah Riau dan jajaran Polres kian gencar melakukan razia dengan sasaran petasan, makanan kadaluarsa, premanisme, prostitusi dan kejahatan konvensional lainnya. walhasil, aparat berwajib berhasil temukan barang kadaluarsa yang dipajang di swalayan.
Itu ditemukan dibeberapa swalayan di daerah Kabun, Kabupaten Rohul, Provinsi Riau, Kamis (2/6/2016) kemarin. Di sana polisi menemukan lima kaleng susu serta belasan bungkus makanan dan mi instan kadaluarsa. "Ada, kita temukan dijual di salahsatu swalayan di sana," ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Jumat (3/6/2016) sore.
Selain itu, aparat berwajib juga mendapati permen yang dijual tanpa memiliki izin dari Balai Besar Peredaran Obat dan Makanan (BBPOM). Lalu ditemukan pula 46 slop rokok merek M Sixteen dan Luffman tanpa dilengkapi cukai. "Sudah kita sita semua dan pengelola kita mintai keterangan," sambung dia.
Dari sana, razia pun dilanjutkan ke pasar Desa B Kesuma, Kabupaten Rohul. Di situ kepolisian menyita 1.000 mercun Angry Bird serta 1.100 mercun Naruto. sedangkan razia yang digelar oleh Polsek di Ujungbatu, aparat berwajib sukses menyita 9.100 batang mercun korek api serta 495 batang mercun terbang.
"Razia ini memang kita tingkatkan dan terus dilakukan setiap hari diseluruh wilayah di Riau, sesuai intruksi Kapolda Riau. Ini sebagai antisipasi polisi agar pelaksanaan ibadah Ramadan dapat berjalan kondusif, termasuk judi, prostitusi, minuman keras dan kasus kejahatan," tutup Guntur. ***