
JAKARTA, GORIAU.COM - Binaragawan dari Riau, Asrelawandi, menyabet medali perunggu pada Kejuaraan Dunia World Body Building Physique Federation (WBPF) di Bangkok, Thailand, 7-9 Desember 2012. Asrelawandi turun di kelas 60 kilogram.
''Asrelawandi meraih perunggu, medali emas dan perak direbut tuan rumah Thailand dan Vietnam,'' kata Wakil Ketua Bidang Binaraga PB PABBSI Julia Zuhardiman, Minggu (9/12/2012).
Ia mengatakan, target Asrelawandi adalah emas. Namun, karena ketatnya persaingan, Asrelawandi hanya mampu menempati peringkat ketiga. "Sudah maksimal dengan perunggu," kata Julia.
Indonesia mengirimkan dua atlet: Asrelawandi dan M. Edeng Sambas. Namun Edeng yang turun di kelas 80 kg hanya menempati peringkat keempat. "Persaingan di kelas 80 kilogram didominasi kontestan dari Uni Emirat Arab dan Eropa," katanya.
Ketua Umum PB PABBSI Adang Daradjatun menyambut gembira pencapaian Asrelawandi di kejuaraan dunia itu. Menurut Adang, hasil ini adalah pencapaian yang menggembirakan di tengah situasi olahraga nasional yang memprihatinkan.
"Bagi kami dari PB PABBSI, hasil ini sangat membanggakan sekali, karena binaraga masih mampu bersaing di level dunia," katanya.
Adang optimistis jika cabang yang bernaung di bawah PB PABBSI itu mendapat perhatian khusus dari pemerintah, bakal mampu bersaing di level dunia.
"Saya optimis cabang ini bisa bersaing di level dunia dan ini sudah dibuktikan ketika Olimpiade London lalu, dimana cabang angkat besi satu-satunya cabang yang meraih medali bagi Indonesia," kata Adang. (rsp)