
PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah memperkuat Indonesia di Kejuaraan Karate, Bangkok, Thailand beberapa waktu lalu, Asmaul Husna kembali dipanggil masuk pelatnas. Kali ini karateka putri andalan Riau ini diproyeksikan untuk memperkuat Indonesia pada kejuaraan World Karate Championship di Prancis, akhir November mendatang.
Keberhasilan Husna juga tidak lepas dari pembinaan yang dilakukan Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Riau. Husna telah bergabung dalam atlet Riau sejak 2009 lalu. Dengan ini, Ketua Pengprov Forki Riau, Dheni Kurnia mengaku bangga dengan lonjakan prestasi Husna.
''Keberhasilan Husna ini mampu memberikan motivasi tersendiri bagi rekannya di Riau, karena dirinya yang memang sebagai pendatang baru mampu memposisikan diri di tingkat senior. Ini cukup luar biasa,'' terang Ketua PWI Riau ini.
Dheni mengakui, selama ini belum ada karateka Riau yang masuk dalam jajaran Timnas Indonesia. ''Baru Husna yang memecahkan rekor ini,'' ujar Dheni.
Dheni mengharapkan Husna mampu memberikan hasil terbaik bagi Timnas Indonesia. Karena dirinya optimis dengan peningkatan prestasi yang ditorehkan Husna selama berkarir.
Seperti diketahui, Husna berhasil menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Riau di PON XVIII lalu. Satu emas berhasil dibukukannya di kelas spesialisnya, kumite 68 kg. Sejak terbentuknya Pengprov Forki Riau, baru Husna yang berhasil menyumbangkan medali emas untuk Riau. Husna merupakan karateka Riau yang pertama kali duduk di pelatnas cabang karate. (nti/rsc)