RENGAT,GORIAU.COM - Bencana kabut asap terus racuni ribuan masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Sejak siang hingga sore ini, Rabu (21/10/2015), kepekatan asap di bumi gerbang sari ini kian pekat. Bahkan kepekatan kabut asap tersebut lebih parah dibandingkan dari hari-hari sebelumnya.

Seperti di Kecamatan Rengat, Rengat Barat dan Seberida misalnya, jarak pandang kian berkurang. Saat ini diperkirakan hanya tinggal 150 meter bahkan tidak sampai.

Kendati demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Inhu masih belum mengambil kebijakan untuk meliburkan sekolah secara umum. Hanya saja, jadwal sekolah yang biasanya enam hari dalam seminggu dipersingkat menjadi dua hari, yaitu setiap hari Senin dan Kamis.

"Belum ada instruksi untuk meliburkan sekolah secara total. Kita masih mengikuti surat edaran darurat yang memberlakukan pelajar masuk selama dua hari dalam seminggu. Namun jika ada instruksi baru, maka akan kita sesuaikan," ujar Kadis Pendidikan Inhu melalui Sekretarisnya H Winaldi kepada GoRiau.Com, Rabu (21/10/2015).

Sedangkan jadwal sekolah pada Senin dan Kamis itu merupakan jadwal khusus yang diterapkan, yaitu untuk menyerahkan dan mengambil pekerjaan rumah (PR) atau tugas yang diberikan oleh masing-masing guru bidang studi.

Dengan demikian, pihaknya kembali menghimbau kepada para pelajar untuk mengurangi kegiatan diluar rumah, sehingga tugas yang diberikan dapat dikerjakan dan dipahami dengan baik, mengingat waktu ujian semester pertama kian dekat. Jika harus untuk keluar rumah, hendaknya menggunakan masker.

"Kepada orangtua pelajar, kita berharap adanya perhatian khusus kepada anak-anak mereka dan memberikan pendampingan terhadap anak saat belajar dirumah. Jika saat libur anak tetap bermain atau keluyuran diluar, maka mereka akan tetap terancam oleh asap dan percuma mereka diliburkan," pungkas Winaldi tegas.(jef)