
PEKANBARU - Sebanyak 590 personil gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub dan lainnya, bakal dikerahkan untuk mengamankan perayaan Tahun Baru di Pekanbaru, Provinsi Riau. Ada 23 objek vital yang masuk dalam catatan kepolisian yang nantinya dapat penjagaan khusus.
590 personil gabungan ini difokuskan untuk mengatur lalu lintas dan pengamanan objek vital di Pekanbaru. Dirincikan, ada 276 aparat gabungan dikerahkan untuk pengaturan lalu lintas dan sisanya ditempatkan untuk pengamanan 23 lokasi objek vital, baik tempat ibadah, tempat hiburan dan pusat keramaian.
"Ada 23 objek vital yang kita lakukan pengamanan, baik pengamanan terbuka dengan menempatkan polisi berseragam, serta pengamanan tertutup. Patroli juga kita maksimalkan agar perayaan Tahun Baru bisa berjalan kondusif sekaligus antisipasi adanya teror," urai Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono.
Selain itu, Polresta Pekanbaru dan jajaran juga akan memaksimalkan fungsi pos-pos pengamanan yang sudah dibangun sebelum Natal lalu. "Ada lima pos, diantaranya di Tenayan Raya, Garuda Sakti, Rumbai, di depan Ramayana dan Purna MTQ. Itu beroperasi 24 jam," tegas Wakapolresta.
Kecenderungan masyarakat, sambung Putut, adalah menghabiskan malam tahun baru dengan konvoi di jalan, yang barang tentu akan membuat ruas jalan penuh sesak dengan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Untuk itu, pihaknya sudah membuat rekayasa lalu lintas, terutama jalan rawan macet.
"Semuanya sudah kita antipasi agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, terutama di lokasi-lokasi perayaan tahun baru. Kita imbau kepada masyarakat untuk lebih waspada memarkirkan kendaraan dan hindari berpenampilan mencolok, yang tentunya dapat memancing pelaku kejahatan," tutupnya Rabu (30/12/2015) siang. ***