PEKANBARU - Angka kasus kecelakaan di Provinsi Riau menurun 32,60 persen dibanding tahun lalu, khususnya selama arus mudik berlangsung. Seiring dengan itu, jumlah korban tewas di jalan raya juga turun 44 persen. Data tersebut, sesuai rekap dari Polda Riau selama 14 hari belakangan.

Data yang dirangkum GoRiau.com, Kamis (14/7/2016) pagi, selama 14 hari ini kasus kecelakaan tercatat sebanyak 31 kasus, di mana 14 orang meninggal dunia dan 18 lainnya luka berat. Sedangkan 2015 lalu, ada 46 kasus kecelakaan terjadi di Riau dan 25 orang meregang nyawa di jalan raya.

"Artinya menurun 15 kasus (32,60 persen) ditahun ini. Jumlah korban luka berat juga turun 44 persen," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada GoRiau.com  di ruangannya.

Sementara untuk angka pelanggaran, sambungnya, ada 1.920 kasus, 927 perkara diantaranya disanksi tilang dan 1.003 kasus diberikan teguran. "Pelanggaran di jalan raya justru meningkat dibanding tahun lalu sebanyak 31,59 persen," lanjut Guntur.

Lalu kejahatan apa yang paling mendominasi di Riau? Sesuai data yang dirangkum dari kepolisian, ada 144 kasus kejahatan terjadi dalam 14 hari belakangan. Lima diantaranya paling menonjol alias cukup marak terjadi.

Kasus terbanyak adalah pencurian berkategori biasa. "Pencurian ringan, seperti handphone, pakaian dan lainnya. Ada sebanyak 20 kasus di seluruh jajaran Polda Riau," ulasnya. Urutan kedua, ditempati kasus pencurian sepeda motor sebanyak 16 laporan kasus.

Tempat ketiga, adalah kasus terkait peredaran narkotika, di mana sesuai data ada sekitar 14 kasus. Keempat adalah penganiayaan berat dengan angka 13 kasus dan terakhir adalah penipuan sebanyak 10 kasus. ***